DPRD Minta Alat-alat Kesehatan Segera Didistribusikan

DPRD Karanganyar mendesak agar alat-alat kesehatan program bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2012 Kementerian Kesehatan segera didistribusikan. Pasalnya, sudah lebih dari setengah bulan ini alat-alat kesehatan tersebut ngendon di gudang kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar.

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan tidak ada alasan bagi Pemkab untuk menunda pendistribusian alat-alat kesehatan senilai Rp 1,6 miliar itu. Sebab jika dilihat dari segi fungsi dan peruntukannya, alat-alat itu sangat dibutuhkan oleh puskesmas-puskesmas penerima. “Harus segera didistribusikan ke puskesmas penerima,” katanya usai rapat paripurna di gedung DPRD, Kamis (17/1).

Terdapat 10 item alat kesehatan yang dibeli oleh Dinkes, yakni minor set sebanyak 21 unit, partus set 25 unit, dental set 21 unit, tensimeter 65 unit, stetoskop 65 unit, microwave diatermi 13 unit, kasur periksa empat buah, gyn bed (kasur melahirkan) empat buah, dan boks bayi empat buah.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, dirinya mengingatkan agar jangan sampai alat-alat kesehatan yang masih ngendon di gudang Dinkes disalahgunakan. Ia pun juga mewanti-wanti agar alat kesehatan tersebut harus sesuai dengan bestek dan kualifikasi pengadaan. “Jangan sampai ada permainan di alat kesehatan ini,” ujar Juliyatmono.

Ketua Komis IV DPRD, Eko Setiyono, yang membawahi bidang kesehatan, mengutarakan pengadaan alat kesehatan tersebut, pihak Dinkes tidak pernah mengomunikasikannya dengan kalangan legislatif. “Hingga saat ini belum ada laporan dari Dinkes tentang pengadaan alat kesehatan itu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap seluruh alat kesehatan yang baru dibeli tersebut. pasalnya, seluruh barang tersebut menjadi bagian dari aset milik Pemkab. “Hingga saat ini masih diinventarisasi sebagai aset daerah. Akhir Januari ini akan kami distribusikan,” jelas Cucuk.