Pemkab Karanganyar Rencanakan Bentuk Desa Percontohan RTLH

Pemkab Karanganyar merencanakan membentuk desa percontohan yang bebas dari rumah tak layak huni (RTLH). Selama ini, seluruh desa di wilayah Karanganyar masih terdapat RTLH yang jumlahnya bervariatif.

Pernyataan ini dikemukakan Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, seusai penyerahan bantuan RTLH di Setda Karanganyar, Jumat (28/12/2012). Rencana tersebut bakal diupayakan direalisasikan pada 2013 mendatang. Desa percontohan RTLH menjadi patokan untuk menangani permasalahan RTLH di Karanganyar. “Wilayah Karanganyar belum ada desa percontohan RTLH. Tahun depan harus ada desa yang warganya tinggal di rumah yang layak huni,” katanya, Jumat pagi.

Pemkab akan mensurvei beberapa desa yang layak menyandang predikat sebagai desa percontohan RTLH.Survei dilakukan oleh tim gabungan dengan memeriksa setiap rumah di desa yang menjadi calon desa percontohan RTLH.

Bantuan tersebut diberikan kepada 20 keluarga yang masih tinggal di RTLH. Rinciannya, empat keluarga dari Desa Gaum, Tasikmadu, lima keluarga dari Kelurahan Gedong, Karanganyar, 10 keluarga dari Delingan, Karanganyar dan satu keluarga dari Kelurahan Lalung, Karanganyar. “Disurvei dahulu, seperti apa kondisi RTLH di setiap desa. Ini akan menjadi patokan untuk mengurusi RTLH lainnya,” papar Bupati.

Sementara Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar, Sumarno, menyatakan jumlah RTLH di Karanganyar sekitar 4.000 unit yang tersebar di wilayah Karanganyar. Mayoritas RTLH terletak di Kecamatan Gondagrejo dan Mojogedang karena jumlah penduduk dengan kategori miskin masih banyak di daerah tersebut.

Pemkab Karanganyar menganggarkan dana senilai Rp5 miliar untuk merehab RTLH sebanyak 500 unit pada 2013 mendatang. Setiap keluarga bakal mendapatkan dana senilai Rp10 juta.