BUPATI RINA: DANA BLM JANGAN DIPOTONG!

Karanganyar, Selasa (18/12/2012)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih mengingatkan kepada penerima dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) agar tidak memotong dana yang diberikan. Hal itu dikarenakan adanya  oknum yang memotong dana bantuan yang peruntukkan pembangunan infrastruktur desa.

“Kami menerima sejumlah laporan adanya oknum yang bisa membantu BLM dan memotong uang bantuan. Untuk itu, saya minta Inspektorat untuk mengawasi dengan ketat dana bantuan APBD ini,” tegas Bupati Rina, dalam acara pengarahan dan pemberian dana BLM yang dihadiri oleh kepala desa (Kades) dan camat di Aula Dinas Pekerjaan Umum, Karanganyar, Senin (17/12) siang.

Sebelumnya, sejumlah orang mengeluhkan masih adanya potongan untuk penyaluran bantuan itu. Potongan oleh oknum ini besarnya bervariasi antara 20-30 persen. “Kami sudah sering mengingatkan jangan mau kalau uangnya dipotong. Bantuan itu sudah dianggarkan di APBD. Semuanya harus clean and clear ” imbuhnya.

Dana ini untuk masyarakat dan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar. Merujuk pada aturan yang ada, BLM digunakan untuk meningkatkan infrastruktur desa. Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Didik Joko Bakdono memaparkan, total BLM yang telah diberikan selama tahun 2012 mencapai Rp 26,9 miliar. Sedangkan, BLM yang telah disalurkan pada tahap ke-IV ini mencapai Rp 7,4 miliar.

.pd