Kemarau, Penyakit ISPA Rentan Serang Masyarakat

Ancaman penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tersebar merata di seluruh kecamatan di Karanganyar selama beberapa bulan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, mengatakan selama musim kemarau penyakit ISPA sangat rentan menyerang masyarakat.
“Jumlah penderita ISPA mencapai 10 persen dari semua pasien yang sudah memeriksakan diri di rumah sakit dan puskesmas. Itu belum jumlah penderita ISPA yang belum memeriksakan diri,” ujar Cucuk, Jumat (5/10).
Diungkapkannya, penyakit ISPA disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur, namun penyebab utama karena virus. Sedangkan diagnosis yang termasuk dalam keadaan ISPA yaitu rhinitis, sinusitis, faringitis, tosilitis, dan laryngitis. “Awal gejala yang muncul itu biasanya badan terasa pegal (myalgia), hidung mulai beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, serta sakit pada bagian tenggorokan,” jelas Cucuk.
Cucuk melanjutkan, penyakit ISPA dibagi menjadi dua kategori yakni common cold yang dipicu oleh virus rhinovirus, respiratory syncytial virus, adenovirus, dan influenza yang dipicu oleh virus dengan berbagai tipe. Penyakit jenis ini juga sangat mudah menular ke orang lain. “Virus ini sangat mudah menular, jadi harus diwaspadai. Pola hidup sehat harus diterapkan sebagai pencegahan,” imbau Cucuk.
Ia juga mengimbau, para penderita ISPA untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pencegahan bisa dilakukan dengan pola hidup sehat seperti memperhatikan kebersihan sanitasi air. “Penyebab ISPA bisa ditemui di mana saja, jadi harus bisa dicegah sedini mungkin. Polusi udara, peningkatan suhu juga menjadi penyebab merebaknya penyakit ini,” ujarnya.