Tahun Depan, Lebih 90% Ruas Jalan Bagus

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, menjanjikan perbaikan jalan secara menyuluruh di akhir masa jabatannya. Orang nomor satu di DPC PDI Perjuangan (PDIP) Karanganyar itu menargetkan sekitar 90 persen hingga 95 persen ruas jalan kabupaten sudah dalam kondisi bagus pada akhir tahun 2013. Penegasan itu disampaikan Paryono saat ditemui, Jumat (28/9/2012). “Kalau target ya setidaknya di atas 90 persen jalan sudah bagus tahun depan,” katanya.

Paryono menjelaskan saat ini dari 870 kilometer jalan di Bumi Intanpari, 20 persennya dalam kondisi rusak. Kerusakan terdiri 10 persen dengan status rusak sedang dan 10 persen lagi rusak berat. Contoh jalan rusak berat seperti jalur Grompol-Jambangan, Mojosongo-Wonosari, Ngangkruk-Jeruksawit, serta ruas antara Tasikmadu dengan Banjarharjo, Kebakkramat.

Pembenahan infrastruktur jalan jadi prioritas di setahun akhir masa jabatan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Menurut Paryono, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan rusak tahun depan mencapai Rp50 miliar. Namun keterbatasan anggaran belanja langsung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diakui jadi kendala.

Untuk itu, Paryono melanjutkan, pihaknya akan melobi pemerintah pusat untuk mengucurkan anggaran guna perbaikan jalan di Bumi Intanpari. Penuturan senada disampaikan legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Poniman. Menurut dia cukup banyak ruas jalan antar desa di wilayah Kecamatan Gondangrejo yang rusak. Dia mencontohkan jalan lintas Jetak, Wonorejo dengan Plesungan.

Di sepanjang ruas jalan yang sering dilalui kendaraan berat itu banyak lubang. Untuk itu Poniman mendesak bupati dan wakil bupati lebih fokus pananganan infrastruktur jalan pada akhir masa jabatan. Kendati diakuinya persoalan-persoalan yang lain juga butuh penyelesaian. Seperti penataan pegawai negeri sipil (PNS) khususnya tenaga pengajar di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).