Sayembara, Rp750.000 Bagi Penangkap Pencuri Sarpras Lalin!

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, Nunung Susanto, menaikkan nilai sayembara pencegahan aksi pencurian sarana dan prasarana (Sarpras) lalu lintas (Lalin) di  kabupaten tersebut.

Sebelumnya Nunung menyediakan Rp500.000 bagi warga yang mampu menangkap pelaku pencurian Sarpras Lalin. Mulai kemarin dia menaikkan nilai sayembara jadi Rp750.000. Pernyataan itu disampaikan Nunung saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (17/9/2012).

“Sebenarnya saya sudah buka sayembara ini beberapa waktu lalu. Tapi masih saja terjadi aksi pencurian. Mulai sekarang saya naikkan nilai sayembara jadi Rp750.000 bagi yang berhasil menangkap tangan pelaku,” katanya.

Nunung mengungkapkan pencurian Sarpras Lalin seperti rambu-rambu terjadi di beberapa lokasi di Bumi Intanpari. Tapi pencurian paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Colomadu. Padahal Sarpras Lalin sangat dibutuhkan pengguna jalan demi terciptanya ketertiban dan keamanan berlalu lintas.

Sementara pada Senin pagi tim Dishubkominfo membagikan 1.000 leaflet kepada pengguna jalan di persimpangan Bejen, Papahan dan Godean. “Kegiatan ini untuk memeringati Hari Perhubungan Nasional,” imbuhnya.

Pembagian leaflet diharapkan bisa mendorong pengguna jalan meningkatkan standar keamanan dan ketertiban