Istri Kapolres Karanganyar Jenguk Keluarga Aipda Dwi Data

Istri Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adji Wibowo, Elfrida (40), mengunjungi keluarga korban penembakan teroris Aipda Anumerta Dwi Data Subekti, Minggu (16/9). Kehadiran Elfrida selain untuk memberikan dukungan dan semangat, juga untuk mendampingi istri korban, Niken Sri Parawani (55), untuk sesi wawancara dengan Majalah Kemala Bhayangkari.
Kedatangan Elfrida ke rumah yang terletak di Jalan Bima Sakti No 28c, Ngringo Indah, RT 10 RW 22, Ngringo, Jaten, Karanganyar ditemani sejumlah anggota Bhayangkari lain. Seperti dari Polresta Surakarta, Polsek Serengan, dan juga Polsek Jaten.
Di sela-sela kunjungannya, Elfrida mengatakan, jika semua anggota Bhayangkari baik itu dari Solo dan Karanganyar adalah berteman. “Kami tidak melihat siapa kita, semuanya adalah teman. Jika salah satu ada yang merasakan kesusahan yang lain berusaha untuk memberikan motivasi,” katanya.
“Yang bisa dilakukan (keluarga korban) saat ini adalah meneruskan perjuangan dan menyiapkan anak-anak (untuk masa depan),” tambah Elfrida.
Sementara itu, istri korban, Niken Sri Parawani mengaku sedikit pun tidak menaruh dendam kepada pelaku. Ia sudah mengikhlaskan kepergian suaminya, meski hal itu dirasa sangat berat. “Kami hanya mengimbau kepada generasi yang akan datang jangan ikut-ikutan (terorisme) dan membunuh masa depan,” ujarnya.
Meski mengaku masih trauma dengan insiden yang menimpa suaminya, Niken masih berminat menjadikan anak bungsunya sebagai anggota kepolisian. “Memang masih trauma, tapi nanti kami akan kembali mendaftarkan putra kami Hani Tri Praja Gulta (19) yang saat ini masih kuliah di Unsa untuk menjadi polisi,” ujarnya.