Cegah Kebakaran, Pendakian Lawu Ditutup Sementara

Aktivitas pendakian Gunung Lawu sementara ini ditutup untuk umum. Hal itu menyusul maraknya peristiwa kebakaran hutan selama musim kemarau ini.
Camat Tawangmangu, Yopy Eko Jati Wibowo, mengatakan aktivitas pendakian Lawu ditutup sudah berlangsung selama seminggu terakhir. Penutupan itu merupakan instruksi langsung dari pihak Perhutani Jawa Tengah.
“Pada musim kemarau ini cuaca sangat terik dan angin yang berembus juga lumayan kencang. Sehingga sedikit saja ada nyala api, mudah menjadi besar. Pertimbangan inilah yang dijadikan alasan,” jelas Yopy, Minggu (2/9).
Walaupun pelarangan pendakian sementara tersebut sudah diberlakukan, Yopy  mengaku masih ada saja pendaki yang membandel tetap naik ke puncak Lawu. Para pendaki itu biasanya melewati jalur tak resmi. “Kalau pendaki yang nekat melalui jalur resmi pendakian seperti Cemoro Kandang, tentunya akan kami minta untuk kembali dan menghentikan pendakian,” ujarnya.
Selama musim kemarau berlangsung, kawasan puncak Gunung Lawu, sering sekali terjadi insiden kebakaran. Puncak dari insiden kebakaran hutan terjadi pada bulan Ramadan kemarin, yang terjadi di areal hutan lindung petak 53, yang berjarak sekitar 300 meter dari pos 1 Cemoro Kandang.
Di area yang berbatasan dengan wilayah Magetan, Jawa Timur tersebut, sekitar 5 hektare di atas Kawah Candradimuka terbakar hingga di area Kali Mati. Yopy sendiri mengaku belum bisa memastikan sampai kapan pendakian Lawu akan ditutup. “Setidaknya hingga musim kemarau berakhir dan kondisi sudah memungkinkan untuk dilakukan pendakian,” ungkapnya. n Muhammad Ikhsan