Kekeringan Landa Lahan Pertanian di 4 Kecamatan

Kekeringan melanda lahan pertanian di empat wilayah kecamatan di Karanganyar.

Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbuthut) Karanganganyar, Siti Maisyaroch, Senin (27/8/2012).

Saat diwawancarai tentang wilayah  kekeringan. Siti mengatakan ada empat kecamatan di Kabupaten Karanganyar yang saat ini dalam kondisi kekeringan. “Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso dan Jatipuro (4 J) karena struktur tanah disana memang sebagai lahan tadah hujan,” ujarnya.

Petani yang ingin mengajukan bantuan, kata dia, dianjurkan melalui proses prosedural. “Jadi lewat kelompok tani dan diajukan melalui proposal sehingga kami paham betul permasalahanya,” ujar dia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG), kata Siti, hujan akan turun apada akhir Oktober mendatang. “Saya harapkan petani wilayah 4J  jangan menanam padi dahulu jika tidak ingin rugi,” ujarnya.

Sementara seorang petani  Desa Kwangsan, RT001/RW009, Jumapolo, Nardi saat ditemui  mengaku resah karena kesulitan mencari air untuk lahan pertaniannya selama musim kemarau tiba. “Kami sulit mencari air terpaksa kami nganggur  selama belum turun hujan,” ujarnya.

Dia menambahkan mulai  terjadi kekeringan dalam lima bulan terakhir. Dia berharap Dispertanbuthut Karanganyar memberikan solusi kepada petani sekitar untuk mengatasi kekeringan tersebut.  “Kami tidak bisa menanam tanaman apapun  karena pasti akan mati dan kami merugi,” tambahnya.