PMI KARANGANYAR: Penuhi Stok Darah, PMI Jemput Bola

Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar terus jemput bola ke pendonor guna memenuhi stok kebutuhan darah di Bumi Intanpari. Hal ini menyusul selama Ramadan jumlah pendonor anjlok hingga 40%.

Sementara permintaan darah diprediksi akan meningkat pada arus mudik dan balik Lebaran mendatang. Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Karanganyar dr Jaqub Iskandar mengatakan biasanya dalam peristiwa mudik dan balik banyak terjadi traffic accident atau kecelakaan yang angkanya bertambah. Akibatnya, stok darah diperkirakan akan terus terkuras dan menipis.

“Awal Ramadan kemarin memang stok mulai menipis, tapi sekarang sudah dalam kondisi cukup. Ini karena kami jemput bola ke pendonor,” katanya, ketika dijumpai  di ruang kerjanya, Selasa (7/8/2012).

Dia mengatakan stok darah PMI ada 201 kantong, terdiri atas golongan darah A sebanyak 50 kantong, B sebanyak 70 kantong, AB 26 kantong dan O sebanyak 50 kantong. Padahal stok ideal dalam sebulan minimal 500-700  kantong darah.

Dia menambahkan persediaan darah menipis karena sedikitnya warga yang mendonorkan darah saat puasa. “Hari biasa bisa sampai 10 orang. Tapi sejak puasa paling hanya satu dua pendonor saja. Bahkan sehari pernah nyaris tidak ada sama sekali,” tuturnya.

PMI Karanganyar, lanjut dia, sering menjadi rujukan untuk daerah lain.Guna memenuhi stok darah itu, PMI melakukan berbagai kegiatan aksi bhakti sosial donor darah bagi jemaat-jemaat gereja. “Kami telah menggalang aksi donor darah, seperti belum lama ini kerja sama dengan salah satu Gereja untuk menambah stok darah PMI. Hasilnya ya lumayan stok bisa bertambah,” tuturnya.