684 Personel Amankan Mudik

Sedikitnya 684 personel gabungan dari polisi, TNI, pramuka, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar akan diterjunkan untuk mengamankan mudik lebaran. Mereka mulai aktif bekerja mulai 10 hingga 26 Agustus.

“Pengamanan mudik lebaran dimulai sejak H-10 sampai dengan H+7. Untuk personel polisi tidak akan ada cuti,” ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Aji Wibowo, Senin (6/8), dalam rapat koordinasi pengamanan lebaran dengan dinas terkait.

Dalam rapat itu, Kapolres memberi perhatian serius pada titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan, seperti jalur Palur-Sroyo-Gondangrejo. Selain itu, lintasan kereta api tanpa palang juga harus mendapat perhatian ekstra. “Lintasan kereta api tersebut ada di Desa Pulosari, Kebakkramat, tepatnya di Dusun Waru dan Dusun Warudowakan. Mulai saat ini petugas dari Linmas kecamatan harus disiapkan untuk berjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Operasi Dishubkominfo Karanganyar, Joko Mulyono, mengatakan tidak adanya honor untuk petugas yang menjaga palang perlintasan rel kereta api membuat kesulitan mencari orang untuk berjaga. “Pihak PT Kereta Api tak mau menganggarkan untuk honor mereka. Sedangkan dari Pemkab juga tak ada anggaran khusus,” jelas Joko.

Sekda Karanganyar, Samsi, menyatakan pihaknya akan menganggarkan honor bagi penjaga perlintasan kereta api tersebut. Rencananya dalam sehari akan ada tiga petugas yang berjaga secara bergantian setiap delapan jam. “Kami akan carikan dana khusus untuk masa-masa mudik lebaran ini. Selanjutnya harus dicarikan lagi solusi bersama oleh Forum Lalu Lintas,” jelasnya.