Penggunaan Simulator SIM Tunggu Instruksi Polda

Alat simulator SIM di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar hingga kini belum digunakan. Meski lima alat itu sudah datang sejak akhir tahun lalu, namun untuk penggunaannya menunggu instruksi dari Polda Jawa Tengah.
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Aidil Fitrisyah, mengatakan lima alat simulator SIM itu terdiri dari dua alat untuk roda empat dan tiga alat untuk roda dua. Kelimanya saat ini dalam kondisi masih baik. “Kami terus melakukan perawatan walaupun belum secara resmi digunakan. Karena untuk anggarannya perawatan sudah ada,” ujarnya, Jumat (3/8).
Aidil menjelaskan, walaupun kelak menggunakan alat simulator, tapi praktik mengemudi di lapangan juga tetap dilakukan. Simulator tersebut bertujuan untuk mengetes responsibilitas dan smart riding pengemudi. Di antara tes untuk simulator tersebut yaitu tes reaksi untuk melihat kepekaan pengemudi dalam menginjak pedal rem, gas, dan kopling. Kemudian dilanjutkan dengan tes antisipasi, seperti di mana dan kapan kita harus menggunakan dimmer (lampu suram).
Tes selanjutnya adalah tes konsentrasi, yaitu penggunaan setir mobil. Dan terakhir, tes yang dilakukan adalah keterampilan mengemudi. “Nilai minimal untuk kelulusan dalam uji simulator tersebut adalah 60,” kata Aidil.
Pihaknya mempersilakan bagi warga yang ingin mencoba alat itu sebelum ujian untuk memperoleh SIM. “Kami sediakan satu simulator mengemudi mobil untuk dicoba pemohon SIM sebelum praktik di lapangan,” tambah Aidil.