Konversi Guru Siap Dilaksanakan

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar segera melakukan konversi guru SMP dan SMA menjadi guru SD. Proses konversi tersebut sudah dilakukan dan tinggal menunggu persetujuan Sekretaris Daerah (Sekda) dan pengesahan Bupati Karanganyar.
Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PAK) Disdikpora Karanganyar, Agus Hariyanto, pengonversian guru tersebut juga sudah dibahas di bagian hukum Setda. Pengonversian tersebut bukanlah mutasi melainkan hanyalah penugasan.
“Mereka nanti hanyalah berstatus ditugaskan saja, bukan dimutasi. Untuk penugasan tersebut kita menunggu persetujuan bupati. Kalau pemindahan sampai mutasi itu harus menunggu keputusan dari pusat,” ujar Agus, Kamis (2/8).
Para guru yang dikonversi tersebut akan ditugaskan untuk mengajar di sekolah-sekolah yang ditunjuk Disdikpora. Karena ini bentuknya penugasan maka diharapkan para guru tetap bersedia ditempatkan di mana pun. “Ada sekitar 200 guru yang akan diberi penugasan,” katanya.
Kinerja Guru
Agus menjelaskan, bahwa penugasan mengajar yang akan diberikan diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja guru. Karena sangat disayangkan jika masih ada guru yang menganggur karena tidak ada jam mengajar di sekolahnya.
“Misalkan saja ada sekolah yang kelebihan guru Bahasa Indonesia, butuhnya dua guru tetapi ada tiga guru. Sedangkan di sekolah lain ada yang hanya memiliki satu guru saja, padahal butuhnya dua guru. Daripada nganggur lebih optimal jika ditugaskan di sekolah yang kekurangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Suwarno, mengatakan pihaknya bersama Disdikpora turut serta mendaftar guru yang akan dikonversi. “Datanya sudah selesai dikerjakan dan sudah kami serahkan ke Disdikpora. Tinggal ditindaklanjuti dan dilaksanakan saja,” jelasnya.