Selama Puasa, Pelayanan e-KTP Malam Ditiadakan

Selama Ramadan, pelayanan elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) malam hari di Kecamatan Jaten ditiadakan. Hal ini lantaran jumlah warga yang akan melakukan perekaman data e-KTP menurun hingga 70%.

Camat Jaten Bachtiyar S mengatakan biasanya jumlah warga yang akan melakukan perekaman data e-KTP mencapai 700 orang per hari. Namun kini jumlahnya turun hanya sekitar 200 orang per harinya. Turunnya jumlah warga yang akan melakukan perekaman data e-KTP mulai terjadi sejak Puasa kemarin.

“Kami tidak tahu pasti mengapa turun jumlahnya selama Puasa ini. Kemungkinan karena tinggal yang dapat undangan terakhir dari jadwal regulernya,” terangnya.

Dia mengatakan saat ini pelayanan e-KTP tidak lagi ramai sebelum Puasa. Biasanya warga terus membanjiri pelayanan perekaman data e-KTP sehingga diperpanjang hingga malam hari. Namun kini karena kondisinya sepi, pelayanan malam hari ditiadakan.

Selama ini pelayanan e-KTP malam hari sering diserbu warga. Mereka memilih pelayanan e-KTP malam hari karena pada pagi hari mereka sibuk bekerja. “Sekarang siang saja sudah sepi. Paling hanya tinggal dua sampai lima orang saja. Jadinya pelayanan malam hari tidak kami buka, tapi sifatnya situasional,” tuturnya.

Menurut dia, biasanya pelayanan perekaman data e-KTP akan mengalami peningkatan pada libur Lebaran mendatang. Hal ini dikarenakan banyaknya warga yang berada di luar kota memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk melakukan perekaman data e-KTP.

Hingga kini, Bachtiyar menyebutkan perekaman data e-KTP sudah mencapai 80%. Ditargetkan September mendatang pelaksanaan perekaman data e-KTP di Jaten rampung. “Sekarang tinggal menunggu yang belum melaksanakan perekaman e-KTP seperti mereka yang mobilitasnya tinggi. Dan memperbaiki yang dobel-dobel,” katanya.