DAGING SAPI Melejit Tembus Rp70.000 per Kilogram

Mendekati Puasa, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Karanganyar terus naik. Kini, giliran harga daging sapi menembus Rp70.000 per kilogram.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Senin (16/7/2012) tak hanya komoditas sembako seperti telur dan gula merah yang mengalami kenaikan harga. Harga daging sapi dan ayam juga merangkak naik. Sejumlah pedagang daging di Pasar Ngringo, Karanganyar mengaku kenaikan harga semakin menggila sejak sepekan terakhir. Kenaikan berkisar Rp500-Rp2.000 per hari.

“Sekarang harga daging sapi sampai Rp70.000 per kilogram. Biasanya hanya Rp60.000-Rp65.000 per kilogramnya,” ujar pedagang daging sapi, Darmi, 35.

Darmi mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga tersebut. Menurutnya kenaikan harga dikarenakan stok daging menipis. Sementara daya beli masyarakat mengalami kenaikan.

Pedagang lain, Joko, 55, mengatakan kenaikan harga daging akan terus berlangsung sampai Lebaran mendatang. Kenaikan itu dikarenakan
tingkat konsumsi daging yang meningkat hingga Lebaran nanti.

Sementara pedagang daging ayam,  Surati, 36, mengatakan harga daging ayam per hari rata-rata mengalami kenaikan Rp200. Kini, dia
mengatakan harga daging ayam Rp30.000 per kilogram dari semula hanya Rp22.000 per kilogramnya. “Ya sudah mulai dua pekan terakhir lah harganya naik terus. Hampir tiap hari naik,” tuturnya.

Dia mengatakan kenaikan harga diduga karena minimnya pasokan dari peternak. Sementara permintaan mengalami kenaikan. Biasanya, dia
menuturkan mampu menjual daging ayam hingga 50 ekor per hari. Namun kini paling hanya mampu menjual 30 ekor per hari.

Selain harga daging sapi dan ayam yang mengalami kenaikan, harga sembako juga terus bergerak naik. Pedagang sembako, Tikno, 50
menyebutkan harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik seperti telur dan gula merah. “Harga telur sekarang per kilogramnya Rp 18.000 dan gula merah Rp14.000. dua barang itu yang sekarang paling mahal,”