Ganti Rugi Lahan Jalan Layang Palur Sesuai NJOP

Pemkab Karanganyar akan melibatkan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Sukoharjo terkait dengan ganti rugi lahan pembangunan jalan layang Palur. Seperti diketahui, proyek pembangunan jalan layang itu sudah sampai pada tahap pengukuran tiang pancang untuk fondasi.
Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Selasa (10/7), mengungkapkan untuk harga tanah yang akan dibayar oleh pemerintah sebesar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di daerah tersebut.
“Harga tanah, ya kita sesuaikan saja dengan NJOP yang ada. Jangan neko-neko dengan memanfaatkan proyek ini, sehingga meminta harga tanahnya dengan harga yang tak wajar. Ini bukan ganti rugi, tapi ganti untung,” ujar Rina.
Selain pembangunan jalan layang, juga akan dilakukan pelebaran jalan. Hal itu untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang terjadi selama proses pembangunan jalan layang. “Yang jelas Pemkab Karanganyar akan bergerak, setelah nanti menerima laporan terkait pembangunan jalan layang ini,” ungkap Rina.
Rencananya, pembangunan proyek jalan layang Palur akan memakan waktu hingga tiga tahun atau 2014 mendatang. Untuk tahap awal masih dilakukan pengukuran yang selanjutnya akan dilakukan pemasangan tiang pasak oleh PT Karya Bisa, Sukoharjo. Tahap tersebut akan berlangsung selama enam bulan ke depan dengan total anggaran untuk pemasangan tiang pasak sebesar Rp 8,8 miliar.