Sosialisasikan Rencana Fly Over

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rabu (27/6) terkait rencana pembangunan flu over Palur yang akan dimulai Juli 2012 nanti.
Ketua Komisi III DPRD Karanganyar, Sadiyo, menjelaskan bahwa pembahasan yang dilakukan antara DPU dan DPRD Karanganyar terkait sosialisasi, pemasangan patok, dan ganti rugi untuk lahan yang tergusur akibat proyek pembangunan fly over tersebut.
Menurutnya, hal yang paling utama harus dilakukan oleh DPU adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat. “Secepatnya sosialisasi itu harus dilakukan. Setidaknya pekan depan sudah harus dilakukan. Setelah sosialisasi maka dapat langsung memasang patok lahan, dan mengurus ganti rugi kepada warga,” terang Sadiyo kepada wartawan, Rabu (27/6).
Sadiyo mengingatkan agar dalam proses ganti rugi lahan yang akan terkena proyek pembangunan fly over, tidaklah merugikan masyarakat. Menurutnya kisaran harga ganti rugi harus disepakati antara warga dengan pihak DPU. “DPRD tidak ikut campur terkait ganti rugi. Hanya saja jangan sampai warga dirugikan. Setidaknya harga ganti rugi itu di atas Nilai Jual Objek pajak (NJOP). Kalau di sekitar situ sekitar Rp 4 juta per meter,” tambah Sadiyo.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi proses proyek pembangunan fly over Palur tersebut. “Kami akan terus mengawal dan mengawasi proyek pembangunan tersebut. Karena proyek tersebut untuk kepentingan umum, proyek negara tersebut akan tetap dilanjutkan,” jelas Sadiyo.
Sementara itu, Kepala DPU Karanganyar, Priharyanto, menjelaskan bahwa terkait kisaran harga akan ditaksir oleh tim penaksir. Menurutnya, angka tersebut masih belum dipastikan dan masih dalam tahap penghitungan.

Sumber : http://www.harianjoglosemar.com