KERETA KENCANA WORLD MUSIC FESTIVAL Dipastikan di PG Colomadu

Lokasi penyelenggaraan event Kereta Kencana World Music Festival dipastikan dilaksanakan Pabrik Gula (PG) Colomadu, Karanganyar pada 4-8 Juli 2012. Panitia Kereta Kencana World Music Festival telah melakukan pertemuan dengan Pemkab Karanganyar pada Senin (25/6/2012) kemarin.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar, Sugiyarto, mengatakan pihak panitia Kereta Kencana World Music Festival telah memaparkan konsep dan materi pertunjukkan. Konsep awalnya tetap menggunakan tempat-tempat yang bernilai sejarah. “Konsep dan materi yang akan disajikan sudah dipaparkan oleh pihak panitia Kereta Kencana World Music Festival. Tidak ada masalah yang penting izinnya dahulu,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Selasa (26/6/2012).

Menurutnya, pihak panitia Kereta Kencana World Music Festival harus meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menyelenggaran pertunjukan di wilayah Karanganyar. Selain itu, panitia juga wajib mengurus perizinan keamanan di Polres Karanganyar.

Pihaknya tidak mempermasalahkan konsep dan materi sajian yang diusung dalam Kereta Kencana World Music Festival. Intinya, Pemkab Karanganyar mempersilakan penyelenggaraan pertunjukan musik tersebut namun harus mengantongi izin terlebih dahulu. “Izinnya langsung kepada Bupati Karanganyar dan Polres Karanganyar. Tidak ada masalah jika panitia sudah mengurus perizinan,” jelasnya.

Sementara itu, administratur PG Tasikmadu, Bambang Sucahyo, menjelaskan pihaknya telah mengetahui terkait pemindahan lokasi penyelenggaraan event Solo International Ethnic Music (SIEM)  yang berubah menjadi Kereta Kencana World Music Festival di sekitar area PG Colomadu.

Bambang menambahkan pihaknya belum mengetahui apakah panitia Kereta Kencana World Music Festival telah mengurus izin kepada direksi PG Colomadu. Menurutnya, pascapenutupan PG Colomadu tahun 1998, manajemen pabrik itu diambil alih oleh PG Tasikmadu. Sebagian karyawan PG Colomadu juga dipindah ke PG Tasikmadu. “Mereka harus izin dahulu ke direksi PG Colomadu, namun informasi yang saya peroleh tidak ada masalah terkait lokasi penyelanggaraan. Semua sudah clear,” terangnya saat dihubungi Solopos.com.

Sebelumnya, perubahan konsep dan nama acara Solo International Ethnic Music (SIEM) menjadi Kereta Kencana World Music Festival agar lebih fleksibel, baik dari sisi pemilihan tempat penyelenggaraan maupun jenis musik yang ditampilkan.

 Sumber : http://www.solopos.com