Karanganyar Luncurkan Mobil TKI

Guna mencegah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara ilegal ke luar negeri, Pemkab Karanganyar meluncurkan mobil yang diberi nama Putri Kresna. Dengan adanya mobil tersebut, nantinya akan difungsikan melayani warga terkait pengurusan persyaratan bekerja di luar negeri dan kartu kuning hingga ke dusun-dusun.
“Selama ini kan, pelayanan administrasi warga yang ingin bekerja ke Luar Negeri sebagai TKI hanya dilayani di kantor Dinas Sosial. Sekarang guna memaksimalkan pelayanan tersebut jadi kita luncurkan mobil tersebut,” ujar Sumarno, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar, Jumat (4/5).
Pasalnya, jika warga yang ingin ke luar negeri diharuskan mengurus langsung ke Dinsos mungkin dianggap repot dan membuat warga malas mengurus administrasi secara legal, sehingga yang ada muncullah istilah TKI illegal karena tidak dibekali dengan surat-surat. “Itulah tujuan utama dari peluncuran mobil itu, guna mengantisipasi TKI illegal,” tandasnya.
Mobil tersebut, akan dioperasikan dengan mendatangi warga yang hendak mengurus administrasi persyaratan sebagai TKI. Dan sementara ini mobil Putri Kresna baru berjumlah satu unit. “Saat ini baru kita susun jadwalnya, paling tidak satu bulan bisa empat kali keliling hingga ke dusun-dusun terpencil,” katanya.
Guna mendukung peluncuran mobil tersebut, Sumarno menambahkan akan melakukan sosialisasi terkait adanya lowongan pekerjaan di luar negeri yang tersedia, sehingga jika ada yang tertarik nanti bisa langsung mengakses persyaratan tersebut dengan mobil itu. “Saat ini kita baru menjalin kerja sama dengan Perusahaan Jasa Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang terdaftar, sekali jalan dua pulau terlampaui,” urainya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menuturkan pihaknya berkomitmen tidak akan mengirim tenaga kerja yang akan bekerja di sektor informal ke luar negeri. Pasalnya TKI di Karanganyar sangat layak bekerja di sektor formal. “Jadi diusahakan tidak ada TKI dari Karanganyar yang bekerja sebagai pembantu,” ucapnya kemarin (4/5).