30 Rumah Keluarga Miskin Direnovasi

Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (BAZIS) Karanganyar berharap bisa membedah sekitar 30 unit rumah keluarga miskin Karanganyar di tahun 2012 ini. Iskandar, Pengurus BAZIS mengatakan sejak awal tahun ini pihaknya sudah membangun dua rumah.
“Sementara ini baru dua rumah yang sudah dibangun sebagai proyek percontohan, dan yang lainnya menyusul,” ucapnya di sela-sela peresmian Kelurahan Binaan BAZIS di Jantiharjo, Senin (30/4). Ia mengatakan dana bedah tersebut berasal dari dana BAZIS Karanganyar tahun 2011 kemarin.
Ia mengatakan pada tahun 2011 BAZIS Karanganyar mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 2,3 miliar. Perolehan dana tersebut terbesar di Jateng mengalahkan Sragen, Semarang dan Demak. “Tahun kemarin BAZIS Sragen berhasil mengumpulkan Rp 1,7 miliar, Semarang Rp 1,4 miliar dan Kabupaten Demak 1,2 miliar,” jelasnya.
Selain bedah rumah, pihaknya juga meresmikan sebuah desa binaan di Kelurahan Jantiharjo. Desa Binaan tersebut akan mendapatkan dana dari BAZNAS (Badan amil Zakat Nasional) untuk diputarkan dan bermanfaat bagi warga miskin.
Pihaknya memilih Desa Jantiharjo sebagai Desa Binaan karena Desa tersebut termasuk kategori desa miskin.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rina Iriani dan Wakil Bupati Karanganyar, Paryono yang sempat melihat ke rumah warga yang akan dibedah mengaku prihatin dan berharap segera adanya direnovasi. “Kita berharap rumah itu segera direnovasi, selain hanya sempit dan terbuat dari gedhek, rumah tersebut juga hampir roboh,” ucapnya singkat.
Sementara Pemkab melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setiap tahunnya selalu mengajukan permohonan bantuan Rumah Tidak Layak Huni kepada Kemeterian Sosial, namun karena anggarannya terbatas dirinya berharap warga agar bersabar. “Tahun ini kita mendapatkan bantuan dana RTLH, tapi berapa jumlahnya belum bisa dipastikan,” ungkapnya.