Lestarikan Kesenian Daerah lewat Festival

Keberadaan kesenian tradisional di Kabupaten Karanganyar terancam punah. Wakil Bupati Karanganyar, Paryono di sela-sela Festival Seni Tradisional Tingkat Kecamatan di Halaman Kecamatan Jumapolo, Kamis (26/4) mengatakan kurangnya perhatian dan minat masyarakat terhadap kesenian membuat kesenian ini lambat laun akan menghilang.
Bahkan ia mengatakan banyak kesenian tradisional asli Karangnya yang belum dikenal oleh masyarakat, termasuk masyarakat Karanganyar sendiri. “Jika tidak ada langkah konkret maka kesenian tersebut bisa musnah. Sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap kesenian tradisional ini, pihaknya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan berupaya memfasilitasi keberagaman seni tradisional warga Karanganyar, salah satunya yakni dengan menggelar festival di tiap Kecamatan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Festival Seni Jumapolo, Heri Joko menambahkan tujuan dilakukannya acara tersebut yaitu untuk menggali potensi seluruh desa di Kecamatan Jumapolo yang selama ini belum tergarap. “Total ada 12 penampil, di mana setiap desa menampilkan potensi dan orisinalitas seni budayanya,” katanya.