MENSOS: ANGKA KEMISKINAN Capai 30,03 Juta Jiwa

Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri, menyerahkan bantuan kepada warga miskin (gakin) di Kabupaten Karanganyar di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Senin (23/4/2012). Bantuan uang Rp2,8M itu diberikan dalam bentuk program bantuan rumah tak layak huni (RTLH), kelompok usaha bersama (KUBE) dan bantuan bantuan sarana dan prasarana lingkungan.

Tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Berdasarkan data dari BPS pada Maret 2011 angka kemiskinan sebanyak 30,03 juta jiwa atau 12,49% dari jumlah penduduk Indonesia.

“Kementerian sosial mengucurkan dana sebesar Rp281 M untuk membantu warga miskin. Program ini harus dioptimalisasi semaksimal mungkin. Setiap tahun kami evaluasi pelaksanaannya apakah program itu tepat sasaran atau tidak? Selalu ada pemeriksaan. Sampai program benar-benar berjalan bagus,”.

Bantuan yang diserahkan kepada gakin di Karanganyar ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk Kabupaten Karanganyar wujud bantuannya yaitu bantuan stimulan bagi 50 kelompok usaha bersama (KUBE) yang terdiri dari 500 kepala keluarga (KK) dengan masing-masing bantuan sebesar Rp30juta.

Sedangkan untuk bantuan rumah tak layak huni (RTLH) diberikan kepada 125 KK, masing-masing KK mendapatkan bantuan sebesar Rp10juta. Jumlah KK penerima RTLH yang berasal dari perkotaan 50 KK dan wilayah perdesaan 75 KK.

Untuk bantuan sarana dan prasarana lingkungan hanya ditujukan untuk wilayah perkotaan dengan dana bantuan sebesar Rp50 juta.

Bupati Karanganyar menyampaikan evaluasi pelaksanaan program bantuan dari Menteri Sosial di depan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan warga penerima bantuan. “Tahun 2009 dan 2010 program bantuannya sudah tersalurkan dengan baik pak. Untuk bantuan KUBE kami berikan hewan ternak seperti sapi dan kambing. Kalau untuk RTLH kami menggunakan program pembangunan menyeluruh bernama aladin (arap lantai dan dinding),”