Jumlah Alat e-KTP Minim

Jumlah mesin untuk pendataan elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) wilayah Karanganyar masih minim. Untuk saat ini satu kecamatan hanya diberikan dua mesin, padahal jumlah warga yang wajib e-KTP lebih dari 35.000 jiwa. Mesin e-KTP sendiri sudah didatangkan sejak 23 Februari yang lalu, tetapi baru beberapa alat saja yang dikirimkan ke kecamatan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Karanganyar Sucahyo mengatakan jumlah mesin untuk wilayah Karanganyar masih jauh dari kata ideal. “Dua alat itu hanya untuk 35.000 wajib e-KTP, dan setiap kelebihan 15.000 harusnya ada tambahan satu mesin lagi,” Dia mencontohkan untuk Kecamatan Karanganyar yang notabene merupakan kecamatan terbesar dengan jumlah wajib e-KTP mencapai 68.000 hanya mendapatkan dua mesin. “Idealnya di atas 65.000 mendapatkan empat mesin,” susulnya.
Terkait kondisi ini, pihaknya mengaku tidak dapat berbuat banyak karena kemungkinan adanya tambahan itu sangat kecil. “Biasanya yang dapat tambahan adalah kota-kota yang menyelenggarakan e-KTP pertama, sementara kami yang kedua,” tandasnya. Karanganyar sendiri mendapatkan 36 mesine-KTP yang di bagi untuk 17 Kecamatan. yang ada. Dari 17 Kecamatan, empat di antaranya sudah mendapatkan kiriman mesin. Antara lain Kecamatan Mojogedang, Kerjo, Jenawi dan Ngargoyoso. Sedangkan, mesin e-KTP sisanya akan dikirimkan secara berkala. Sementara di Dispendukcapil sendiri akan menyiagakan dua mesin untuk melayani jika sewaktu-waktu ada yang akan membuat e-KTP di kantor Dispendukcapil.
Sucahyo menambahkan sebelum pelaksanaan pencatatan data, para operator atau petugas e-KTP akan mendapatkan bimbingan teknis dari konsorsium.