Stadion 45 Mangkrak karena Kesalahan Pengelola

Kondisi Stadion 45 yang mangkrak dan tak terawat membuat insan olahraga di Karanganyar geram. Bahkan pihak legislatif pun menilai mangkrak-nya Stadion 45 akibat ketidakmampuan Pemkab mengelola aset yang dimiliki.
Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliatmono menilai ada kesalahan dalam pengelolaan Stadion 45. Pasalnya Bagian Umum Sekretarian Daerah (Setda) yang ditugasi mengelola stadion gagal dalam melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Ini bisa dicegah jika Bagian Umum Setda bisa cermat dalam mengelola stadion sebagai aset Pemkab,” kata Juliatmono saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/2). “Harusnya Pemkab sebagai pengelola malu, apalagi stadion itu merupakan kandang Persika (Persatuan Sepakbola Karanganyar-red) yang membawa nama Karanganyar di tingkat Nasional,” jelas dia.
Ia mengatakan jika Pemkab sudah tidak mampu untuk mengelola Stadion 45 seharusnya menyerahkan saja pengelolaan stadion kepada pihak ketiga. Dan menurutnya pihak ketiga yang paling tepat yakni Pengurus Persika.
“Kalau dikelola mereka, tentu ada kontribusi yang masuk untuk biaya perawatan. Karena dalam setiap pertandingan di Stadion ada retribusinya sehingga bisa digunakan mengelola Stadioan,” tandasnya. Namun, jika dari Pemkab masih ngotot dan sanggup mengelola stadion tentunya harus dicarikan solusi yang tepat.
Terpisah, Manager Persika Wiseno mengaku siap jika diberikan kesempatan untuk mengelola stadion juang 45. Jika memang diberikan mandat, langkah konkret yang akan dilakukannya yakni pertama membuat struktur pengurus stadion, rekrutmen karyawan dan pembenahan administrasi termasuk pembukuan.