Selamatkan DAS Pemkab tanam Pohon Bambu

Pemerintah kabupaten karanganyar kian serius menyelamatkan daerah bantaran sungai yang kini mulai terkikis oleh hunian. Kepla Dinas Pertanian, Perkunan, tanaman pangan dan kehutanan Karanganyar Siti Maesyaroch, ia mengatakan akan melakukan gerakan terpadupenyelamatan daerah resapan air, terutama daerah aliran sungai DAS atau bantaran. Penyelamatan bantaran sungai ini dilakukan karena semakin banyaknya hunmian yang berkembang didaerah tersebut.

Daerah bantaran sungai sudah banyakterkikis oleh hunian. Padahal sesuai UU Konservasi  bantaran tidak boleh untuk hunian. Tapi selama ini warga nekat tetap membangunnya. Pihaknya akan menanam pohon bambu disejumlah DAS.  Selain itu , pihaknya juga memprihatinkan kurangnya fungsi konservasi pohon di daerah bantaran. Jenis pohon yang cocok untuk ditanam di daerah bantaran, pohon bambu dan aren sebagai tanaman yang tahan hantaman air. Selama ini tutur siti, meski banyak manfaatnya , bambu dan aren lebih diangap sebagai tanaman liar yang kurang dipedulikan,kelestarian juga kurang diperhatikan dengan ditebangitiada henti. Padahal pohon bambu dan aren memiliki manfaat bagi ekosistem DAS Dasar.

Rumpu bambu yang kuat bisa menjadi penangkal erosi dan banjir serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar DAS. Penanaman pertama sebagai obyek percontohan akan dilakukan di bantaran sungai di ngringo, jaten dalam waktu dekat ini. Penanaman ini akan dilakukan Bupati Rina Iriani.