PEMKAB KARANGANYAR TANDA TANGANI MoU dengan KOREA

Sesuai program penanganan maslah sampah, Bupati Karanganyar DR. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum tak mai-main untuk mewujudkan “Sampah Menjadi Berkah”, dibuktikan Sabtu 28 Januari 2012 telah menanda tangani kesepahaman dengan PT. Energy Korea Green Indonesia yang ditanda tangani Direktur Utama Lee Su Keun di Jakarta dalam nota kesepakatan bersama No. 658.1/05/2012 tentang Pemanfaatan Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk Pembangunan Pabrik Pengolahan Limbah/Sampah dan Energi yang Terbaharukan (RDF). Pemkab Karanganyar yang mempunyai program menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat secara umum serta menuntaskan permasalahan limbah/sampah sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, telah menemukan mitra yang memiliki metode penanggulangan sampah secara efektif dan efisien dan telah berpengalaman membangun pabrik pengolahan dari perencanaan, rancang bangun, konstruksi dan pembangunan pabrik. Sehingga mengurangi polusi (zero polution) serta mengelola sampai habis semua limbah/sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga dan industri untuk menjadi energi terbaharukan (renewable) atau produk yang dapat dimanfaatkan dari proses daur ulang (recycle) sehingga sampah/limbah tersebut menjadi berkah karena akan mempunyai nilai ekonomis.

Pabrik yang akan dibangun di atas tanah 3 hektar terletak di Desa Sukosari Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar akan di lengkapi dengan taman, resto maupun fasilitas publik.

Penyediaan pasokan limbah/sampah secara berkelanjutan minimal 100 tan/hari. Dari kapasitas kemampuan pabrik yang direncanakan terwujud akhir tahun 2012 tersebut wajar kalau Bupati Rina berkelakar “kalau ingin membuang sampah, silahkan ke karanganyar…” karena memang pabrik nantinya membutuhkan bahan baku yang tidak sedikit. Dishukominfo Kra (bgt)