Stok Darah PMI Aman

Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karanganyar memastikan  ketersediaan darah di wilayahnya masih mencukupi hingga beberapa bulan mendatang. Sementara untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan stok darah, PMI menggunakan manajemen stok.
“Saat ini per bulannya PMI Cabang Karanganyar mendapatkan sekitar 600 kantong darah, semantara kebutuhan Karanganyar yang hanya berkisar antara 300-500 kantong darah per bulan. Jadi untuk stok darah saat ini masih aman,” ujar Yaqub Iskandar, Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Karanganyar, Sabtu (28/1) kemarin.
Ia mengatakan berlimpahnya stok darah di Karanganyar tak lepas dari kesadaran masyarakat untuk giat mengadakan kegiatan donor darah baik melalui instansi ataupun perorangan.
Ia mengatakan memasuki musim penghujan ini, biasanya akan rentan dengan penyakit Demam Berdarah (DB). Namun Yaqub mengatakan untuk saat ini belum ada permintaan darah untuk kasus deman berdarah. “Biasanya yang paling banyak jika sudah ada penderita DB. Kita sering kewalahan jika mulai ada serangan DB,” tambahnya.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat sendiri, stok darah PMI Karanganyar juga lebih sering diminta oleh daerah lain seperti Kota Surakarta.
Dan untuk menjamin ketersediaan darah, pihaknya saat ini membuat manajemen stok dengan cara sebisa mungkin darah yang keluar dan darah yang masuk dibuat sama, sehingga tidak terjadi kekosongan pasokan. ”Jadi tidak hanya mengandalkan adanya darah pengganti saja. Ini juga mengantisipasi  umur darah yang hanya 35 hari” tandasnya.