Tertimpa Pohon, Rumah Winarto Rusak Parah

Rumah Winarto (54) warga RT 05 RW V, Dusun Kudur, Desa Kutho, Kecamatan Kerjo rusak parah akibat tertimpa sebuah pohon beringin yang berdiameter 85 sentimeter depan rumahnya, Kamis (19/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Pemilik rumah yang sedang asyik menonton pertandingan sepak bola di televisi saat kejadian terluka lumayan parah, bahkan sempat tersetrum saat mencoba mencari pertolongan karena memegang rangka baja atap yang teraliri listrik. Istri Korban, Sumarsih (30) mengatakan saat kejadian tumbangnya pohon beringin tersebut, tidak ada angin kencang maupun hujan.
Menurutnya pohon tersebut tumbang kemungkinan karena usia pohon yang sudah cukup tua sehingga akarnya tidak kuat menahan pohon yang berukuran besar. “Saat itu saya sudah tidur, karena kaget dan teriakan Bapak di depan rumah akhirnya saya bangun dan memanggil tetangga,” ungkap dia.
Setelah mendengar teriakan dari sang istri, tetangga akhirnya mulai berdatangan dan kemudian memberikan pertolongan dengan terlebih dahulu meminta kepada pihak PLN untuk memadamkan arus listrik yang mengaliri rumah korban sebelum menyingkirkan pohon tersebut. “Setelah aman, warga berduyun-duyun mengeluarkan bapak dari reruntuhan di dalam rumah,” tambah Sumarsih
Akibat dari robohnya pohon tersebut, sebuah mobil kijang, dua unit sepeda motor dan ruangan bagian depan rumah Winarto mengalami rusak berat.  Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Aji Pratama Heru Kristanto menambahkan kendati tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, total kerugian mencapai sekitar Rp 200 juta yang ditaksir dari rusaknya atap korban, sebuah mobil kijang dan rumah yang tertimpa pohon beringin itu.
Di lain tempat, sebuah insiden kebakaran terjadi di Rumah seorang nenek, Rukiyem (90) warga RT 05 RW II Dusun Wonosari, Desa Wonolopo, Kecamatan Kebakkramat, sekitar pukul 10.30 WIB. Kapolsek Tasikmadu, AKP Joko Waluyono mewakili Kapolres Karanganyar mengatakan kejadian tersebut terjadi karena api yang menjalar dari tungku tempatnya memasak yang ditinggal pergi selama 30 menit.
“Karena sudah tua, mungkin pikun jadi lupa untuk mematikan tungku api di dapur sebelum pergi,” katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (19/1).