SMKN 2 Karanganyar Telah Produksi Sepeda Elektrik

Setelah mobil rakitan siswa SMK Solo dan Kiat Motor mencuat lewat karyanya dengan Mobil Esemka, kini siswa SMKN 2 Karanganyar unjuk gigi. Mereka berkreasi dengan merakit dan membuat sepeda elektrik yang bisa melaju hingga 25 km/jam dalam waktu tiga bulan.
Penggagas sepeda elektrik, Candra Nur Atanta (17) mengatakan mendapatkan ide tersebut karena berkeinginan untuk dapat membuat moda transportasi yang murah dan ramah lingkungan. Akhirnya terbesit dalam benaknya untuk membuat sepeda elektrik bersama sejumlah rekan lainnya. Awalnya siswa yang masih duduk di kelas 11 ini, membuat sepeda elektrik itu sebagai tugas praktik dalam sebuah mata pelajaran saja. Namun setelah dipikir-pikir rasanya sayang jika tidak diteruskan dan tidak dikembangkan. “Dengan siswa lainnya akhirnya mulai disempurnakan agar bisa digunakan sebagai sebuah sepeda elektrik yang ramah lingkungan,” ujar siswa Program Keahlian Otoelektronik SMKN 2 Karanganyar ini saat ditemui  di sekolahannya, Jumat (13/1).
Menurutnya sepeda elektriknya itu selain hemat bahan bakar karena tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga dapat mengangkat beban berat  hingga 80 kilogram dan jarak tempuh maksimal mencapai 25 kilometer.
“Sebagai pengganti bensin kita hanya menggunakan tiga buah accu yang berdaya 36 volt. Jadi praktis bisa isi ulang,” tandas dia.
Dirinya pun tidak menampik, sepeda elektriknya itu masih mempunyai kelemahan seperti tidak bisa digunakan pada kondisi jalan yang menanjak. Namun untuk jalan datar sejauh ini dari percobaannya dibantu rekan-rekannya tidak ada masalah. “Memang masih banyak kelemahannya. Kami akan terus memperbaiki dan menyempurnakan sepeda ini, baik lebih menyempurnakan baik dari segi desain dan kualitasnya,” imbuh dia.
Guru Pembimbingnya, Harnanto Pubrinantoro menambahkan pihaknya optimis jika sudah menjalin kerja sama dengan pihak terkait, produk buatan anak didiknya itu dapat lebih disempurnakan dan akan diminati di pasaran.“Terlebih sepeda elektrik itu akan cocok digunakan saat pelaksanaan Car Free Day yang marak belakangan ini sebagai sebuah kendaraan yang ramah lingkungan,” ujar dia.