Dana e-KTP Kurang, Karanganyar Berusaha Tepati Target

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Karanganyar, Sucahyo mengaku dana untuk merealisasikan pelaksanaan KTP elektronik (e-KTP) tahun 2012 masih kurang. Sucahyo mengatakan dari dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan program e-KTP sebesar Rp 4 miliar, mereka hanya mendapatkan alokasi dana APBD 2012, sebesar Rp 2,5 miliar dalam APBD 2012 kemarin.
Pelaksanaan program e-KTP yang rencananya akan dimulai pada Bulan Februari. Dan mereka membutuhkan dana sebesar Rp 1,5 miliar guna membiayai sarana pendukung seperti membayar tenaga operator, administrasi serta hal lainnya. “Dari penghitungan kita sebenarnya realisasi e-KTP ini membutuhkan dana Rp 3,9. Namun hanya dialokasikan sebesar Rp 2,215 miliar dari APBD,” ujarnya.
Kendati dana yang disedikan masih terbilang minim pihaknya tetap memastikan pelaksanaan e-KTP itu sesuai jadwal yang telah ditentukan pada awal Februari 2012. “Target dari pusat November harus selesai, dan peralatan katanya sudah dikirim dari Jakarta, datangnya semoga saja tidak lebih dari Februari,” tandas dia.
Dirinya menambahkan tiap kecamatan nantinya akan mendapatkan peralatan lengkap guna pelaksanaan e-KTP sebanyak dua buah yang terdiri dari sebuah Central Processor Unit (CPU), finger print scanner, sebuah kamera, pemindai retina mata, signature pad a serta modem untuk akses jaringan. “Seharusnya di atas 30.000 wajib KTP itu diberikan alat lebih dari dua, tapi di Kecamatan yang penduduknya mencapai 67.000 ternyata disamaratakan dengan Kecamatan lain,” tandas Sucahyo.
Berdasarkan urutan, dia menjelaskan data di Dispendukcapil hingga 31 Desember 2011 kemarin terdapat 759.496 wajib KTP dari total 980. 323 jumlah penduduk di Karanganyar. Dengan wajib KTP terbanyak diduduki oleh Kecamatan Karanganyar sebanyak 67.181 wajib KTP, disusul Kecamatan Gondangrejo sebanyak 65.731, Kecamatan Jaten 65.273 dan yang paling sedikit yakni Kecamatan Jenawi sekitar 22.000.