Sambut ASEAN Para Games, Pedagang Pasar Jumat Diminta Libur

Pedagang Pasar Jumat siap-siap gigit jari akibat GOR Nyi Karang digunakan untuk pelaksanaan ASEAN Para Games (APG) VI/2011. Pasalnya di depan arena GOR yang biasanya digunakan ratusan pedagang Pasar Jumat tersebut akan ditutup dan disterilkan dari pedagang.

Panitia Pelaksana (Panpel) APG wilayah Karanganyar, Offi menegaskan khusus cabang olahraga Goal Ball ini dibutuhkan suasana lapangan yang tenang dan jauh dari kebisingan. Pasalnya dalam memainkan cabang olahraga para atlet tunanetra tersebut  membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. “Jadi besok, penonton tidak boleh mengeluarkan suara. Semakin sedikit penonton semakin baik,” ujarnya saat ditemui wartawan di sela-sela pengecekan lokasi pertandingan, Selasa (13/12).

Bahkan untuk menjaga suasana di luar Lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Polres Karanganyar untuk menutup Jalan Lawu di seputaran GOR selama kurun waktu dua jam. Perkiraan tersebut menurutnya sudah disesuaikan dengan masa waktu pertandingan Goal Ball selama 2 X 12 menit.

Dirinya pun meminta kepada penonton untuk memaklumi kondisi tersebut, karena atlet tunanetra yang akan bertanding baik membutuhkan konsentrasi yang tinggi guna melakukan permainan Goal Ball tersebut. “Karena matanya ditutup semua, jadi butuh konsentrasi tinggi,” jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rina Iriani meminta kepada seluruh Pedagang Pasar Jumat untuk libur sementara waktu. Dan dalam sosialisasi sebelumnya sebenarnya diakui dia hanya pedagang yang di depan GOR saja yang diminta libur.“Tapi daripada nanti ada yang cemburu, maka kita liburkan saja semua,” kata dia.