Kurangi pengangguran, Pemkab gelar penyuluhan

Guna mengurangi angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar penyuluhan di sejumlah wilayah pedesaan di Karanganyar.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar, Martadi, mengatakan, sementara ini penyuluhan baru digelar di Kecamatan Mojogedang dan Kebakkramat.

Ke depan, pihaknya juga akan menyasar ke kecamatan yang lain. Dari penyuluhan itu, diketahui bahwa masyarakat sebetulnya sangat antusias untuk meminta bantuan dicarikan peluang kerja, baik di Karanganyar, Jateng maupun ke luar negeri.

“Penyuluhan ini untuk memberantas kemiskinan dan pengangguran bagi masyarakat yang masuk dalam usia produktif,” ungkapnya saat ditemui di Alun-alun Karanganyar, Jumat (18/11/2011).

Setidaknya, ungkap Martadi ada sekitar 20 persen dari total warga yang berusia produktif, masih menganggur. Di antara mereka ada yang lulusan SD, SMP dan SMA.  Salah satu penyebabnya, kata dia, yakni masih adanya pendapat mangan ora mangan waton kumpul (makan tak makan asal kumpul).

“Pendapat ini sedikit demi sedikit akan dikikis agar masyarakat banyak yang berkerja dan tida menggantungkan hidupnya dari orang lain, serta terbuka wacananya. Kami akan menginformasikan peluang kerja baik dalam maupun luar negeri. Bahkan untuk gaji yang akan mereka dapatkan, juga sudah kami sosialisaskikan,” jelasnya.

Sasaran dari penyuluhan itu memang ke desa-desa, agar informasi peluang usaha ini benar-benar sampai ke masyarakat.  Setelah penyuluhan, pihaknya akan menggelar evaluasi.

Pada tahap kedua, jika diperlukan, akan mendatangkan Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja Indonesia-Swasta (PPTKIS) ke desa-desa.  Bila ada warga yang berminat kerja di luar negeri, bisa langsung menghubungi perusahaan yang bersangkutan.