Puting Beliung Rusak 3 Rumah

Tiga rumah di Desa Dawung Kecamatan Matesih rusak parah terkena amukan angin puting beliung, Kamis (10/11) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah seorang saksi mata sekaligus korban, Parjo (40), menceritakan kejadian berlangsung cepat bersamaan dengan hujan gerimis yang terjadi di wilayah tersebut. “Kejadiannya cepat sekali, paling hanya lima menit, tetapi kencang banget,” ujarnya saat ditemui wartawan di rumahnya Dusun Bandungan RT 2 RW V Dawung, Kecamatan Matesih.
Peristiwa ini membuat atap rumah tiga warga rusak parah. Salah seorang korban, Sujarwo mengaku akibat angin tersebut atap rumah yang terbuat dari seng dan asbes terlepas dan terbang. “Dari sekitar 70 seng, paling sekarang hanya bersisa 20 saja,” ungkap dia.
Selain menerbangkan atap, dari pengakuan korban angin tersebut juga mengempaskan sebuah pesawat televisi yang diletakkan di ruang depan rumah. Tak hanya itu, dua unit sepeda motor yang diparkir juga rusak akibat tertimpa reruntuhan bangunan atap. “Kalau ditotal mungkin mencapai puluhan juta,” tutur dia.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru Kristianto mengutarakan peristiwa angin puting beliung yang terjadi di wilayah Karanganyar telah mengakibatkan tiga rumah di dua dusun, yakni Bandungan dan Manjar rusak.
Dari taksiran petugas di lapangan, kata Heru, total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 6 juta. “Hanya satu yang rusak parah yakni di tempat rumah sekaligus pencucian mobil, selainnya tidak begitu parah,” imbuh dia.