Dewan Desak Bupati Isi Kekosongan Sekda

Pimpinan DPRD Karanganyar mendesak Bupati, Rina Iriani untuk segera mengisi kekosongan jabatan Sekda Karanganyar dengan pejabat sementara (Plt-red). Belum adanya Plt, dikhawatirkan justru akan menimbulkan spekulasi negatif di lingkungan birokrasi.
“Sabtu pekan ini Plt Sekda harus ada, ini agar seluruh pelayanan administrasi dapat lancar,” desak Wakil Pimpinan DPRD Karanganyar, Juliyatmono. Politisi dari Golkar tersebut juga menyayangkan sikap Bupati yang terkesan lamban dalam menunjuk Plt Sekda. Karena, menurut Juliyatmono, penunjukkan Plt tidak perlu sampai ke Gubernur. Melainkan, dapat langsung dilakukan oleh Bupati.
“Penunjukan pejabat sebagai Plt itu merupakan kewenangan Bupati, jadi tidak perlu sampai minta izin ke Gubernur. Karena secara otonomi pemilihan ini bukanlah kewenangan dari Gubernur, karena Gubernur hanya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat,” terang Juli. Dan, sambungnya, persoalan yang menyangkut penataan birokrasi daerah adalah kewenangan Bupati.
Selain tidak perlu izin dari Gubernur, Juli menilai kalau Plt tidak sesulit seperti pejabat definitif. Karena Plt hanya penjabat yang menggantikan sementara tugas Sekda, agar seluruh pelayanan administrasi ada yang bertanggung jawab. Untuk menetapkan Plt  Bupati hanya tinggal menunjuk satu pejabat yang layaknya ada di lingkup Sekretariat.
Kondisi ini justru dinilai Juliyatmono menjadi belenggu Bupati dalam menunjuk Plt Sekda. Seperti munculnya keragu-raguan terhadap Plt yang bakal ditunjuk. Hingga munculnya daya dukung internal birokrasi , sekalipun hanya seorang Plt.