Sekolah Al Irsyad Tawangmangu akhirnya gelar upacara

Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Perguruan Al Irsyad Al Islamiyyah Tawangmangu, Karangnyanyar, akhirnya menggelar upacara untuk pertama kalinya di halaman sekolah setempat, Senin 18 juli 2011 pagi. Namun tidak seluruh siswa menghormat kepada bendera saat upacara berlangsung. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR.

Saat upacara, puluhan siswa SD dan SMP Al Irsyad berbaris di halaman sekolah bagian bawah. Sedangkan siswa TK berbaris di halaman sekolah sebelah atas. Semua siswa putri mengenakan kerudung dan siswa putra memakai baju lengan panjang. Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung khidmat. Tiga siswi SMP bertugas menjadi pengibar bendera. Sementara siswa putra ada yang menjadi komandan barisan, pembaca teks UUD 1945 dan pembawa acara. Saat bendera Merah Putih dikibarkan dan sejumlah peserta upacara menghormat bendera sekaligus menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Belasan anggota FPI juga ikut hadir di luar sekolah saat upacara berlangsung. Saat bendera dinaikkan dengan iringan lagu kebangsaan, ada sejumlah anggota FPI yang meneriakkan kalimat takbir. Ada juga yang meneriakkan bahwa hormat bendera sama dengan syirik. Beberapa siswa yang awalnya menghormat bendera lalu menurunkan tangan kanannya. Banyak siswa yang terlihat kebingungan. Lalu mereka tengok kanan-kiri dan saling bertanya apakah saat itu akan melaksanakan hormat bendera atau tidak.

Kapolres, AKBP Edi Suroso, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol (Inf) Edy Basuki dan sejumlah petugas Satpol PP berjaga di pintu gerbang sekolah. Sempat ada salah satu anggota FPI yang akan masuk ke halaman sekolah. Tapi aksi itu dihalang-halangi oleh petugas dan orang itu ditarik kembali oleh anggota FPI yang lain.

Selain diikuti oleh civitas akademika Al Irsyad, upacara itu juga diikuti oleh puluhan perangkat desa se-Kecamatan Tawangmangu, yang berbaris di sepanjang gang menuju lokasi sekolah. Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan pentingnya pendidikan Pancasila terhadap anak-anak. “Mudah-mudahan ke depan upacara bendera bisa dilakukan lagi. Karena sekolah ini ada di Kabupaten Karangnyar dan Karanganyar berada di Indonesia. Maka dari itu juga harus menurut aturan yang ada di Indonesia,” ujar Rina saat ditemui wartawan seusai upacara. Karena permasalahan sudah selesai, imbuhnya, maka untuk polemik ini tidak perlu diteruskan berlarut-larut.

Sementara itu, Kepala SD Al Irsyad, Sarwo Edi P, mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak karena telah peduli dan memberikan perhatian pada Al Irsyad. Apalagi, sebut dia, sekolah itu berlokasi di daerah pinggiran. “Ke depan akan ada petunjuk selanjutnya, karena hal ini sudah selesai dan tidak perlu lagi ada monitoring. Mungkin nanti akan ada upacara atau tidak di sekolah ini, bisa dilihat nanti.