Persediaan Obat-obatan di Dinas Pertanian Harus Ada

Ancaman serangan wereng yang tidak ada hentinya di Karanganyar membuat Bupati Rina Iriani gerah. Ia meminta Dinas Pertanian, Tanaman Tangan, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) untuk selalu menyediakan bantuan obat-obatan.

“Pokoknya saya tidak mau tahu, Dinas pertanian harus selalu menyediakan stok obat-obatan untuk para petani,” tegas bupati pekan kemarin. Rina tidak ingin, petani kembali kelabakan karena Distanbunhut kehabisan stok obat-obatan. Pasalnya, sebelumnya Distanbunhut sempat mengaku kehabisan stok obat-obatan dan akhirnya mengajukan bantuan kepada pemerintah provinsi.

Rina tidak ingin kejadian ini terulang lagi, ia pun meminta kepada Distanbunhut agar tidak perlu menunggu bantuan dari provinsi. “Tidak perlu menunggu bantuan dari provinsi, pokoknya kalau stok obat-obatan habis langsung beli. Kalau tidak ada anggaran ya ditalangi dulu,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh petani yang ada di Bumi Intanpari yang membutuhkan bantuan obat-obatan agar segera mengajukan kepada Distanbunhut. Tetapi pengajuan tersebut juga harus melalui prosedur, yakni melalui ketua kelompok tani atau melalui Lurah setempat. Pasalnya selama ini banyak petani yang tidak tahu mengenai prosedur permohonan obat. Sehingga petani beranggapan kalau dirinya tidak mendapatkan bantuan obat-obatan.

Selain mewanti-wanti Distanbunhut, Bupati juga mengimbau kepada para petani agar mau mengubah sistem pola tanam. Langkah ini ditujukan untuk memutus siklus wereng. Selama ini, para petani selalu merasa eman-eman untuk mengubah pola tanam, alasannya lahan yang ditanami padi berlimpah air. “Untuk memutus siklus wereng harus mengganti pola tanam, yakni padi-padi palawija. Beruntung kemarin tidak terjadi hujan, sehingga werengnya tidak tambah meluas,” tutupnya.