Sidak Pelayanan Publik, Bupati Naik Kendaraan Umum

Bupati Karanganyar Rina Iriani melarang pakai kendaraan dinas saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah instansi pelayanan publik. Salah seorang pejabat yang nekat mengendarai mobil dinas langsung diminta kunci mobilnya dan diajak naik kendaraan umum. “Siapa yang mengendarai mobil ini,” tanya Rina, Jumat (3/6) kemarin. Mendengar pertanyaan itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karanganyar Waluyo Dwi Basuki muncul dan mengaku jika dirinya yang mengendarai mobil tersebut.

Tanpa panjang lebar, Rina pun langsung meminta kunci mobilnya dan mengajaknya naik kendaraan umum. “Ya maaf ya pak, mari naik bus saja,” pinta Bupati usai melakukan Sidak di kantor kir kendaraan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Karanganyar di Lalung kemarin. Sebelum ke kantor kir kendaraan, Bupati beserta jajarannya terlebih dahulu melakukan Sidak di kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT).

Berangkat dari Rumah Dinas, Bupati memilih angkutan kota untuk mengantarkannya ke kantor yang terletak di Jalan Lawu. Sesampainya di kantor BPPT, Rina selanjutnya mengecek presensi para pegawai BPPT. Dari BPPT, Rina lantas menuju kantor kir kendaraan di Lalung.

Guna menempuh perjalanan ke Lalung, Bupati memilih becak sebagai armadanya hingga ke Terminal Jungke. Setelah itu, Bupati bersama rombongannya naik bus jurusan Jumantono dan turun di kantor kir kendaraan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Seperti Sidak sebelumnya, Bupati langsung mengabsen para pegawai Dishubkominfo.
Selanjutnya Rina menuju ruang pemeriksaan kendaraan. Meski dalam sidak kemarin Bupati tidak menemukan adanya PNS yang membolos. Tetapi tutupnya sejumlah pelayanan publik seperti kantor Samsat sangat disayangkannya. “Meskipun itu merupakan instansi vertikal, tetapi untuk pelayanan saya harap tetap buka. Kasihan warga yang kecele,” ungkapnya kemarin.