Belasan KK Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Sebanyak 16 rumah yang terletak di Dusun Guyon, Tengklik, Kecamatan Tawangmangu terancam longsor. Mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, pemerintah setempat mengupayakan warga yang masuk dalam zona longsor untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini pemerintah Desa Tengklik dan Kecamatan Tawangmangu yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar terus melakukan pendataan. 
Menurut Camat Tawangmangu Yopi Eko Jati Wibowo, letak 15 rumah itu berada di bawah rumah kepala dusun (Sumanto) yang kemarin sudah dibongkar. Sedangkan satu rumah berada di depan rumah Sumanto. Tidak menutup kemungkinan, jika terjadi longsor susulan, belasan rumah itu juga ikut roboh. “Dikhawatirkan, jika tidak direlokasi rumah-rumah itu juga terkena longsor. Karena letaknya berada tepat di bawah rumah Sumanto,” tutur Yopi kepada wartawan, kemarin.
Untuk itu, Yopi mengatakan, saat ini tengah dilakukan inventarisasi jumlah rumah serta Kepala Keluarga (KK) yang masuk zona longsor. Diharapkan relokasi yang juga pernah dilakukan pada 2009 bisa menghindarkan warganya dari ancaman longsor. Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh warganya khususnya yang tinggal di zona longsor agar bersedia untuk pindah ke tempat yang lebih aman.
“Dari pendataan, ada 16 rumah yang diupayakan untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman,” katanya. Menurut Yopi, warganya tidak pernah menolak untuk meninggalkan lokasi itu, guna mencari tempat tinggal yang leih aman. Tetapi, mereka sudah tidak mempunyai pilihan lain selain tetap bertahan di rumahnya.”Mereka sudah tidak punya pilihan, sehingga mereka nekat menempati rumah yang berada di zona longsor