Longsor Terjang Ngargoyoso

Akses jalan di sejumlah dusun di Kecamatan Ngargoyoso terancam putus, setelah wilayah tersebut kembali dihantam longsor, Senin (25/4) sore. Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah rumah mengalami kerusakan parah karena tertimpa material longsor.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Aji Pratama Heru Kristanto ada tiga titik longsor. Yakni satu titik di Desa Putukrejo dan dua titik di Desa Ngledok. “Sejumlah rumah mengalami kerusakan setelah terkena longsor,” katanya kemarin.
Setidaknya ada dua rumah yang mengalami kerusakan parah, yakni milik Gito Suwito (52) dan Kromo Prawiro (52). Kerusakan rumah Gito yang merupakan warga Dusun Tegalrejo RT 02/RW I, Desa Puntukrejo, terjadi di bagian dapur. Pasalnya, tebing yang ada di belakang rumahnya longsor sehingga menerjang dapurnya dan menyebabkan sebagian bangunannya roboh.
“Selain Gito, rumah Kromo Pawiro warga Dusun Manjar, Desa Nglegok mengalami kerusakan lebih parah, karena talut yang ada di yang ada di samping rumahnya ambrol dan hampir menyeret fondasi rumahnya,” tambah Heru.
Tidak hanya itu, longsor yang terjadi kemarin juga mengancam akses jalan di sejumlah Dusun. Karena material longsor menutup akses jalan. Kondisi ini seperti terjadi di Dusun Tlukan, Desa Nglegok. Dengan kejadian ini, Heru meminta kepada warga sekitar agar tetap waspada. Terutama saat hujan deras mengguyur lebih dari satu jam.
“Saya sudah mengimbau kepada warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor agar waspada. Jika hujan yang deras berlangsung lebih dari satu jam agar segera mengungsi di tempat yang lebih aman,” katanya. Dari pemetaan diketahui sejumlah wilayah yang masuk daerah rawan longsor. Antara lain Kecamatan Jatipuro, Kerjo, Jatiyoso, Matesi Tawangmangu, Karangpandan, Ngargoyoso, dan Jenawi.