Pengawas UN dilarang baca koran

Seluruh pengawas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB yang tidak serius dalam menjalankan tugasnya bakal dijatuhi sanksi berat hingga dicopot dari jabatannya.

Peringatan tersebut diberikan lantaran Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar tidak ingin kecolongan seperti daerah lainnya yang menemukan masih adanya pengawas baca koran saat ujian berlangsung.

“Kami sudah berikan pengarahan kepada seluruh pengawas. Senin ini ujian UN dilaksanakan dengan baik. Tidak ada yang baca koran atau apapun,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar Sri Suranto kepada wartawan akhir pekan lalu.

Sri Suranto mengatakan peserta UN tingkat SMP/MTs dan SMPLB tahun ajaran 2010/2011 ada sebanyak 11.819 siswa. Mereka akan melaksanakan UN mulai Senin (25/4/2011) ini hingga Kamis (28/4).

Terkait UN ini Sri Suranto memastikan masing-masing sekolah telah menerima sosialisasi terkait pelaksanaannya. Bahkan sekolah telah membentuk panitia sekolah dan menyusun prosedur operasional standar (POS) UN.

Pihaknya juga menegaskan tidak akan main-main dan bakal memberikan sanksi tegas kepada pengawas yang terbukti tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pengawas UN.