Penerangan Jalan Masih Minim

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar menyatakan penerangan jalan umum di wilayahnya masih sangat kurang. Minimnya anggaran dituding menjadi kendala utama belum maksimalnya penerangan jalan. Bahkan dari jumlah lampu yang ada saat ini baru mencukupi sepertiga dari jumlah keseluruhan.
Kepala DKP, Maulan membenarkan kondisi ini, menurutnya rendahnya penerangan jalan karena anggaran yang ada saat ini belum bisa dimanfaatkan untuk menambahkan penerangan jalan. “Anggaran yang ada saat ini sangat terbatas dan tidak bisa digunakan untuk penambahan penerangan jalan. Bahkan jumlah lampu yang ada baru sepertiga dari kebutuhan keseluruhan untuk Kabupaten Karanganyar,” tandasnya kepada wartawan. Maulan menambahkan, dari jumlah keseluruhan yang dibutuhkan mencapai 1.600 lampu, pihaknya baru bisa menyediakan lebih kurang 500 lampu saja. Untuk mengatasi permasalahan ini , DKP, rencananya akan mengajukan tambahan anggaran. “Lokasi yang hingga saat ini masih minim penerangan seperti jalan Adisucipto – Colomadu, Palur, Kebakramat, Alun-alun Karanganyar, Tasikmadu, serta di Lingkup Setda Karanganyar” urainya.
Pendapatan yang didapat dari pajak penerangan jalan umum (PPJU) mengalami surplus hingga Rp 500 juta, setiap bulannya. Tetapi jumlah itu belum bisa dimanfaatkan untuk penambahan jumlah lampu di sejumlah lokasi. Surplus itu diperoleh setelah pihaknya berhasil menekan jumlah PPJU liar yang selama ini berkembang subur di wilayahnya. “Sebelumnya ada sekitar 17.000 titik PPJU liar, tetapi sudah dapat kami tertibkan,” kata Kepala DKP itu.