PEMERINTAH KABUPATEN
KARANGANYAR

Bagian Kesejahteraan Rakyat

KEPALA BAGIAN

Nama                    : Drs. Yopie Herman
Alamat Kantor : Komplek Perkantoran Cangakan, Jl. Lawu Karanganyar, Kodepos 57712
Telepon               : 0271-495039 ext.118

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas membantu Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan, membina, dan mengendalikan kegiatan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja dan sosial.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas, sebagai berikut :

  1. merumuskan program kegiatan Bagian Kesejahteraan Rakyat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan berdasarkan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik secara lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. melaksanakan koordinasi dengan Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan masukan, informasi serta untuk mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang optimal;
  5. memonitor dan mengevaluasi perkembangan pelayanan bantuan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  6. menyusun perumusan petunjuk teknis pembinaan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  7. membina dan mengarahkan penyelenggaraan kegiatan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  8. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  9. memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program kebijakan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  10. mengadakan pengkajian terhadap permasalahan di bidang agama, pendidikan, kebudayaan,  pemuda, olah raga, peranan wanita, tenaga kerja, dan sosial;
  11. melaksanakan monitoring, evaluasi dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia sebagai cerminan penampilan kerja;
  12. membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;
  13. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun tertulis sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
  14. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan

Kepala Sub Bagian Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan dan pengendalian kegiatan di bidang agama, pendidikan, dan kebudayaan.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas, sebagai berikut :

  1. menyusun program kegiatan Sub Bagian Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk / arahan baik secara lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis bidang mental spiritual yang menyangkut kegiatan bidang Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan;
  5. menyiapkan fasilitasi dan pelaksanaan bantuan kegiatan keagamaan berupa bantuan sarana keagamaan;
  6. menyiapkan bahan kerja sama dengan Kantor Departemen Agama, panitia Urusan Haji dan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait dalam rangka pelaksanaan Urusan Haji;
  7. mengevaluasi perkembangan kesenian serta pembinaan terhadap aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa di daerah;
  8. menyiapkan bahan dalam rangka pemrosesan izin tentang pendirian pendidikan swasta dan tempat ibadah untuk memberikan masukan dalam penyelesaian proses permohonan izin;
  9. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam upaya penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahuan, anak usia sekolah keluarga miskin (AUSKM);
  10. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia sebagai cerminan penampilan kerja;
  11. membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;
  12. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun tertulis sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
  13. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Pemuda, Olah Raga, Peranan Wanita dan Tenaga Kerja

Kepala Sub Bagian Pemuda, Olah Raga, Peranan Wanita dan Tenaga Kerja mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, pengendalian kegiatan di bidang pemuda, olah raga, peranan wanita dan tenaga kerja.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas, sebagai berikut :

  1. menyusun rencana dan program kegiatan Sub Bagian Pemuda, Olah Raga, Peranan Wanita dan Tenaga Kerja berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk / arahan baik secara lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis kegiatan di bidang pemuda, olah raga, peranan wanita dan tenaga kerja;
  5. menyiapkan administrasi bantuan usaha-usaha masyarakat di bidang kepemudaan, pencegahan kenakalan remaja serta pengembangan olah raga;
  6. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengembangan olah raga;
  7. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengembangan kepemudaan, peranan wanita dan permasalahan ketenagakerjaan;
  8. melaksanakan koordinasi dengan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten atau lembaga keolahragaan lainnya serta instansi terkait dalam rangka membina kesehatan jasmani dan peningkaan prestasi atlet Daerah;
  9. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait yang berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan, transmigrasi,  kepramukaan, kegiatan kepemudaan, dan peningkatan prestasi olah raga daerah;
  10. melaksanakan monitoring, evaluasi dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia sebagai cerminan penampilan kerja;
  11. membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;
  12. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun tertulis sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
  13. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Sosial

Kepala Sub Bagian Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan dan pengendalian kegiatan di bidang sosial.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas, sebagai berikut :

  1. menyusun program kegiatan Sub Bagian Sosial berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/ arahan baik secara lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis kegiatan di bidang Sosial;
  5. menginventarisir dan menyediakan data badan-badan sosial dan lembaga non pemerintah yang mendapat bantuan sosial, pengumpulan dana sosial yang dikeluarkan pemerintah maupun permohonan bantuan sosial;
  6. menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan mengenai pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi penanggulangan bencana alam dan penanganan pengungsi;
  7. melaksanakan koordinasi perencanaan dan pengembangan Rumah Sakit, Puskesmas, Balai Pengobatan dan lembaga kesehatan lainnya, serta Keluarga Berencana, penanggulangan AIDS dan pemberian/ penyerahan bantuan sosial;
  8. melaksanakan monitoring, evaluasi dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia sebagai cerminan penampilan kerja;
  9. membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;
  10. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun tertulis sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
  11. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bagi & Ikuti

Meta

Ditulis pada oleh Dhoni dalam kategori Sekretariat Daerah dan tag , , , , , . Klik untuk Bookmark.

Terkait

%d bloggers like this: