Anggaran untuk PAUD disiapkan

Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini menyiapkan dana sekitar Rp 225 miliar untuk pengembangan anak usia dini di berbagai institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia.

Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) itu rencananya akan diberikan kepada anak usia dini dari keluarga tidak mampu.  Menurut Kepala Sub Bidang Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Nasional, Sukiman, pada tahun ini BOP dianggarkan untuk 750.000 siswa. “Nanti akan dikucurkan ke kelompok bermain, taman kanak-kanak (TK), taman pendidikan alquran, PAUD dan sebagainya,” ujar Sukiman saat ditemui Espos saat menghadiri seminar Stop Kekerasan pada Anak di Surya Ceria Aisyiyah, Kamis (7/4/2011).

Karena program itu baru tahun ini direncanakan, kata Sukiman, maka bantuannya masih menunggu untuk dikucurkan. Nantinya, dana itu diberikan kepada pihak sekolah, melalui dinas pendidikan di masing-masing daerah. Dana tersebut murni dianggarkan dari APBN. Besarnya bantuan per anak senilai Rp 300.000/tahun. “Hitungannya memang per anak, tapi bantuan ini untuk lembaga,” kata dia.

BOP tersebut, imbuh Sukiman, tidak semata-mata untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah yang bersangkutan. Sebab, dana tersebut hanya dana pendamping, sehingga masih membutuhkan dana lain seperti partisipasi dari orangtua.