Wilayah Longsor Dipantau

Hujan deras yang terus mengguyur Karanganyar, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar meningkatkan pantauan di daerah rawan longsor. Selain itu BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di daerah tersebut agar waspada.
Kepala Badan Pelaksana BPBD, Aji Pratama Heru Kristanto menyebutkan ada tiga zona yang masuk daerah merah rawan longsor yakni Plosorejo di Kecamatan Kerjo, Koripan Kecamatan Matesih dan Tengklik di Kecamatan Tawangmangu.
Selain memantau cuaca, pihaknya juga dilakukan patroli rutin. Terutama di daerah-daerah rawan longsor.
“Selain kami yang siaga, warga juga harus waspada, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah zona bahaya longsor,” tandasnya. Terlebih dengan munculnya retakan baru di sejumlah titik, seperti yang ditemukan di Dusun Ngledok, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu. Guna meminimalkan jumlah korban, Heru juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama tentang bahaya serta tanda-tanda longsor. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah jalur evakuasi, sehingga jika sewaktu-waktu longsor terjadi warga dapat menggunakan jalur tersebut untuk menyelamatkan diri.
“Jika hujan deras yang turun lebih dari satu jam, warga supaya menyelamatkan diri di tempat yang lebih aman,” katanya. Seperti diketahui, beberapa hari terakhir ini Karanganyar terus dilanda hujan yang cukup deras yang disertai angin kencang. Menurut Heru kondisi ini juga termasuk dalam zona merah. Karena saat ini, munculnya angin ribut seperti puting beliung sulit diprediksi. “Dulu ada zona-zona angin puting beliung, tetapi sekarang malah daerah-daerah yang tidak masuk dalam daerah rawan justru terkena puting beliung,” tuturnya