Dua Kecamatan Diterjang Longsor

Dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar yakni Kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso dihantam longsor. Bencana yang merusak puluhan rumah warga dan infrastruktur itu terjadi secara beruntun, Senin-Selasa (21-22/3) kemarin. Meski tidak ada korban jiwa, akibat bencana tersebut kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

Di Kecamatan Jatiyoso longsor menyebabkan sedikitnya tujuh rumah dan juga pekarangan milik warga rusak. Longsor Senin (21/3) terjadi sekitar pukul 17.00 WIB menerjang lima desa antara lain Desa Wukirsawit, Wonorejo, Beruk Jatisawti dan desa Wonokeling.

Sementara di Kecamatan Jatipuro, longsor terjadi Selasa (22/3) sekitar pukul 16.00 WIB dan membuat sedikitnya sembilah rumah warga yang ada di tiga desa rusak. Antara lain di Jatiroyo, Jatipurwo dan Jatikuwung. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Aji Pratama Heru Kristanto hujan deras yang mendera dua Kecamatan itu menyebabkan munculnya sejumlah titik rekahan baru.

“Hujan deras sudah mengguyur dua Kecamatan sejak siang hari, karena intensitas hujan yang tinggi akhirnya membuat titik rekahan baru,” terangnya, Rabu (23/3). Akibat kejadian itu, sejumlah rusak yang ada di dua Kecamatan dan 14 desa rusak tertimpa longsor. Selain itu, longsor juga membuat akses jalan dan jembatan sempat tertutup. “Akibat longsor itu, jalur transportasi menjadi terhambat bahkan terancam putus karena bibir jalan ambrol,” tambah Heru.

Jembatan yang rusak antara lain sayap Jembatan Menjalin dan talut jalan yang tersebar di dua lokasi Dusun Manggal, Jatipurwo, Jatipuro. Kerusakan talut juga terlihat di jalan di Dusun Ngringin, Jatipurwo, Jatipuro. Juga talut yang menghubungkan Jatipuro-Sukoharjo yang ada di Dusun Ngarolingi, Jatisobo.

Dengan seringnya bencana ini, Heru mengimbau kepada seluruh warga yang tinggal di titik rawan longsor agar terus waspada. “Jika hujan dengan intensitas tinggi, warga kami minta agar segera menyelamatkan diri,” terangnya. Selain itu, ia juga meminta warga agar menyiapkan jalur evakuasi yang aman, ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu longsor kembali menerjang.

Sumber: www.harianjoglosemar.com