Karanganyar Siap Ekspor Cabai

Dalam beberapa tahun ke depan Kabupaten Karanganyar siap mengekspor cabai. Menurut Bupati Karanganyar, Rina Iriani, potensi perdagangan cabai di pasar dunia sangat bagus, bahkan seluruh dunia dipastikan membutuhkan cabai. Terlebih dengan adanya kelangkaan cabai yang terjadi di beberapa daerah, sehingga membuat harga cabai tembus Rp 100.000.
“Kami harap dengan potensi ini (tanaman cabai red) dalam beberapa tahun ke depan, cabai tidak hanya dijual di pasar lokal tetapi juga di ekspor. Karena Karanganyar selama ini juga tidak pernah mengalami kelangkaan cabai seperti daerah lain,” terang Rina usai memanen cabai di Karangpandan, Kamis (3/3).
Salah seorang petani cabai Tri Wirdaningsih mengaku mempunyai untung hingga 300 persen dari modal awal. “Untuk satu hektare sawah, modal yang kami keluarkan sebesar Rp 30 juta-Rp 35 juta. Kemudian saat panen hasil yang didapatkan sebesar Rp 114 juta,“ kata Tri. Total luas lahan yang ditanam cabai di Kabupaten Karanganyar mencapai 50 hektare, tersebar di empat Kecamatan antara lain di Mojogedang, Tawangmangu, Kerjo, dan Karangpandan.