Tunjangan Beras PNS Dinaikkan

Sebanyak 14.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan mendapatkan kenaikan tunjangan beras sebesar Rp 706 per kilogram. Tatag Prabawanto, Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) mengatakan pemberian tunjangan ini mengacu pada surat edaran dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Nomor 67/PB/2010 tentang perubahan tarif tunjangan beras untuk PNS dan pensiunan yang diterima pada awal 2011 lalu, dan pemberian kenaikan tunjangan beras ini berlaku surut yakni mulai 2009 lalu.

Dengan adanya kenaikan itu kini tunjangan Semula tunjangan beras hanya Rp 4.950 per kilogram, menjadi Rp 5.656 per kilogram. Pemberian tunjangan ini juga akan dibedakan yakni antara PNS yang masih lajang dengan yang berkeluarga. Untuk PNS yang masih lajang akan mendapat tambahan sebesar Rp 84.720. Sedangkan PNS yang sudah berkeluarga dan memiliki dua anak mendapat Rp 338.880.

Tetapi untuk pemberiannya baru akan direalisasikan mulai Maret 2011 mendatang. ”Kita baru akan memberikan tunjangan kenaikan daya beli beras mulai Maret mendatang,  karena surat edaran itu baru muncul setelah APBD di-gedok yakni Desember 2010 lalu, sedangkan suratnya baru sampai Januari,” terang Tatag.

SE ini juga berlaku surut, dengan kata lain, meski diterima awal 2011 lalu, tetapi pemberian kenaikan tunjangan beras sudah harus diberlakukan mulai awal 2009. Dengan begitu, Pemkab masih mempunyai tanggungan pemberian rapelan kenaikan tunjangan beras selama 26 bulan. Tatag mengatakan, jika ini langsung diberlakukan maka anggaran APBD Karanganyar sangat terbebani. Berdasar pertimbangan itulah, pihaknya baru akan memberikan tunjangan beras mulai Maret mendatang.

“Untuk tunjangan beras tahun 2009 dan 2010 akan kami bicarakan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Saat ini sisa lebih penerimaan anggaran  (Silpa) sebesar Rp 8 miliar dikurangi Rp 5 miliar untuk pemberian tunjangan hingga Desember 2011 mendatang,” urainya.

Sumber: harianjoglosemar.com