Pablengan Akan Disulap Jadi Taman Air dan Terapi

Satu-satunya tempat wisata yang dimiliki pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, taman sapta air di Pablengan, Matesih akan disulap jadi objek wisata air. Guna merealisasikannya, Pemkab akan menggandeng investor yang bersedia mengolahnya.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar, Sugiyarto, saat ini sudah ada investor yang melirik objek wisata Sapta Tirta Pablengan. “Saat ini sudah ada investor dari Hongkong yang bersedia mengelolanya. Rencananya mereka akan mengembangkan Sapta Tirta menjadi wisata air, seperti Air Ball, terapi air serta pemandian air panas,” kata Sugiyarto usai membuka lomba desain lurik batik di Pendapa Rumah Dinas.
Mengenai konsep yang akan diterapkan untuk taman Sapta Tirta yakni pembangunan taman bunga, kolam renang, kolam air panas serta tempat terapi herbal yang nilai investasinya mencapai Rp 6,8 miliar. Konsep itu sebagaimana yang ditanyakan pengunjung selama ini, menurut Saimin selaku koordinator Pablengan, Matesih selama ini banyak pengunjung yang menanyakan keberadaan kolam renang. Dan ia menduga, hal itu menjadi salah satu penyebab merosotnya jumlah pengunjung. “Para wisatawan sering kali menanyakan kolam renang, selain itu untuk wahana flying fox yang dulu sempat beroperasi terpaksa terhenti karena biaya pengoperasian dan pemasukan tidak seimbang.
Rencananya, selain investor, Pemkab juga akan menggandeng instansi lain untuk bekerja sama. Seperti Perhutani dan Pemerintah Desa Pablengan, karena ke depannya Sapta Tirta akan diperluas di sisi timur dan Utara. “Luas semula hanya dua hektare, nantinya akan diperluas di bagian timur satu hektare yang merupakan tanah milik Perhutani, kemudian di sisi utara juga akan diperluas satu hektare yang merupakan milik pemerintah Desa,” tambahnya.