PEMERINTAH KABUPATEN
KARANGANYAR

Kabupaten Karanganyar

Peta karanganyar

1. Letak Geografis

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan Kabupaten sragen di sebelah utara, Propinsi Jawa Timur di sebelah timur, Kabupaten Wonogiri dan Sukoharjo di sebelah selatan dan Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali di sebelah barat.

Bila  dilihat  dari  garis  bujur  dan  garis  lintang, maka   abupaten  Karanganyar   terletak  antara1100 40” – 1100 70” Bujur Timur dan  70 28”  –  7046”   Lintang Selatan. Ketinggian rata-rata   511 meter  di  atas  permukaan  laut  serta  beriklim tropis dengan temperatur  220 – 310 .

2. Curah  Hujan

Berdasarkan data dari 6 stasiun pengukur yang ada di Kabupaten Karanganyar, banyaknya hari hujan selama tahun 2010 adalah 154,5 hari dengan rata-rata curah hujan 9.307,5 mm, dimana curah hujan tertinggi terjadi pada Bulan Januari dan Maret. Sedangkan yang terendah pada Bulan Juli,dan Agustus.

3.  Ketinggian Wilayah

Rata –rata ketinggian wilayah di Kabupaten Karanganyar berada di atas permukaan laut yakni sebesar 511 m, adapun wilayah terendah di kabupaten karanganyar berada di kecamatan Jaten  yang hanya  90 m  dan wilayah  tertinggi berada di kecamatan tawangmangu yang mencapai 2000 m diatas permukaan laut.

  • Luas Wilayah

Luas wilayah Kabupaten Karanganyar adalah 77.378,64 Ha, yang terdiri dari luas tanah sawah 22.459,80 Ha dan luas tanah kering 54.917,84 Ha. Tanah sawah terdiri dari irigasi teknis12.918,37 Ha, non teknis 7.586,58 Ha, dan tidak berpengairan 1.955,61 Ha. Sementara itu luas tanah untukpekarangan/bangunan 21.213,99 Ha dan luas untuk tegalan/kebun 17.836,49 Ha. Di Kabupaten Karanganyar terdapat hutan negara seluas 9.729,50 Ha dan perkebunan seluas 3.251,50 Ha.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya luas Tanah sawah di kabupaten karanganyar mengalami penyusutan sekitar 5,31 Ha. Sedangkan untuk luas tanah kering mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yakni sebesar 5,31 Ha, namun penggunaan tanah kering untuk tegalan/kebun sesungguhnya mengalami penurunan yakni sebesar 10,99 Ha, dan peningkatan penggunaan untuk pekarangan/ bangunan sebesar 16,30. Perubahan fungsi penggunaan ini dapat dimaklumi seiring dengan pertumbuhan penduduk dikabupaten karanganyar.

INDUSTRI

Perindustrian memegang peran yang sangat penting bagi peningkatan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Industri terbanyak dalam masyarakat adalah industri kecil yang dilaksanakan oleh rumah tangga dengan produksi dan pendapatan relatif lebih rendah. Industri menengah dan Besar relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan industri kecil baik yang bersifat formal maupun non formal.

Berdasarkan data yang berasal dari Dinas Perindagkop dan UMKM kabupaten Karanganyar sampai tahun 2009 Industri menengah dan besar (non fasilitas) telah terjadi peningkatan sebesar 136 jenis eksport dari sekitar 132 jenis ekspor dari perusahaan Industri menengah dan Besar (non fasilitas) pada tahun 2008, atau terjadi peningkatan 3,03 persen. Peningkatan jenis ekspor dari Industri menengah dan besar ataupun Industri kecil ini sudah sangat jelas dapat membantu pemerintah setempat dalam menangani permasalahan tenaga kerja, selain tentunya jumlah investasi yang ada di kabupaten Karanganyar juga mengalami peningkatan.

Untuk penyerapan tenaga kerja dari tiga jenis industri selama tahun 2009 mencapai 4,09 %, yakni 0,98 % dari jenis industri menengah dan besar non fasilitas, artinya ada peningkatan tenaga kerja dari 26.661 selama tahun 2008 menjadi 26.923 orang pada kurun waktu 2009. Sedangkan dari Industri kecil formal dan informal terjadi kenaikan sebesar 1,61 % dan 1,51 % atau ada peningkatan jumlah tenaga kerja sebanyak 169 orang dan 456 orang.

Dalam hal investasi terjadi peningkatan yang cukup signifikan terutama pada Industri kecil formal yakni 7,64 %, peningkatan 7 % untuk industri kecil non formal dan 0,14 % untuk industri menengah dan besar. Peningkatan investasi ini jelas berpengaruh pada perputaran ekonomi dan iklim investasi di kabupaten karanganyar. Sebagian wilayah kabupaten Karanganyar berada di wilayah pegunungan, hal ini berdampak pada ketersediaan air bersih di kabupaten karanganyar sehingga dapat berpotensi menjadi pensuplai air bagi wilayah di sekitarnya. Seperti terlihat pada tabel 6.4 ada sekitar 84 mata air di kabupaten Karanganyar dengan kapasitas liter/ detik yang berbeda-beda, jika di kelompokkan maka terdapat 4 kelompok berbeda berdasarkan kapasitasnya. Untuk 1-4 liter perdetik ada sekitar 26 mata air, 5-10 liter perdetik ada sekitar 30 mata air, 12-25 liter per detik ada sekitar 19 mata air, dan lebih dari 30 liter per detik ada 9 mata air. Sedangkan yang baru di manfaatkan untuk PDAM kabupaten Karanganyar hanya 3 mata air, yakni mata air karang di karangpandan, Sringin di Jumantono dan mata air Beruk di Jatiyoso.

Download Data Industri

Pertanian

Sektor pertanian sebagai salah satu sektor primer, memang masih memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar. Sektor pertanian dirinci menjadi beberapa subsektor, yaitu (1) Tanaman Bahan Makanan, (2) Perkebunan, (3) Kehutanan, (3) Peternakan, dan (4) Perikanan. 1. Tanaman Bahan Makanan Pertanian tanaman bahan makanan merupakan salah satu sektor dimana produk yang dihasilkan menjadi kebutuhan pokok hidup rakyat. Kabupaten Karanganyar sebagian tanahnya merupakan tanah pertanian yang memiliki potensi cukup baik bagi pengembangan tanaman agro industri.

  • Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar selama tahun 2009 diperoleh produksi padi sawah sebanyak 281.234 ton, jagung sebanyak 65.675 ton, ubi kayu sebanyak 159.837 ton dan kacang tanah sebanyak 6.328 ton. Sebagian tanah di Kabupaten Karanganyar merupakan  Matesih, Tawanagmangu, Ngargoyoso dan Jenawi) yang sangat potensial untuk tanaman sayur-sayuran seperti bawang merah, bawang putih, kobis, sawi, cabe, 3tomat, buncis dan sebagainya.

Download Data Pertanian

Peternakan

Peternakan Populasi ternak yang banyak diusahakan di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2009 adalah sapi potong 49.498 ekor, sapi perah 353 ekor, kerbau 720 ekor, kuda 268 ekor, kambing 22.185 ekor, domba 115.488 ekor, babi 38.215 ekor, ayam ras 1.742.630 ekor, ayam buras 847.349 ekor, ayam pedaging 2.517.500 ekor, itik 105.800 ekor, kelinci 10.941 ekor dan burung puyuh 328.983 ekor.Selama tahun 2009 hasil-hasil produksi ternak terdiri dari telur ayam buras 352.529 kg, telur ayam ras 14.518.097 kg, telur itik 563.636 kg, telur puyuh 662.664 kg, daging 5.179.263 kg dan susu 301.475 lt.

Download Data Peternakan

Perkebunan

Tanaman Perkebunan Tanaman perkebunan rakyat di Kabupaten Karanganyar yang sangat potensial adalah cengkeh yang mencapai luas sebesar 1.508,50 Ha dan selama tahun 2008 produksinya mencapai 95,71 ton. Tanaman lain yang juga potensial untuk dikembangkan adalah kelapa, mete, tebu dan jahe. Sementara itu untuk tanaman perkebunan besar yang potensial adalah teh dan karet.

Luas Area Perkebunan Di Karanganyar

Download Full Karanganyar Dalam Angka 2011

Download Karanganyar Dalam Rangka 2011

Bagi & Ikuti

Meta

Ditulis pada oleh Dhoni dalam kategori Kecamatan dan tag , , , , , , , . Klik untuk Bookmark.

Terkait