LARASITA (Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah)

Program Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah atau disingkat LARASITA adalah layanan jemput bola bagi masyarakat yang ingin mengurus Sertifikat Tanah.

Mobil-mobil LARASITA secara berkala akan berkeliling ke daerah-daerah untuk melayani masyarakat. Mobil-mobil ini (client node) berfungsi sebagai mobile front office, yang dilengkapi dengan perangkat teknologi informasi dan komunikasi berkualifikasi e-mobile, seperti teknologi WiFi dan akses internet. Petugas BPN menerima pelayanan pertanahan dalam mobil Larasita dan data-data pelayanan terkoneksi langsung (secara on line) dengan server Land Office Computeization (LOC) di Kantor Pertanahan di Kabupaten.

TUJUAN DAN MANFAAT LARASITA

Tujuan

  1. Membangun kepercayaan masyarakat terhadap BPN RI,
  2. mendekatkan pelayanan pertanahan ke semua masyarakat, terutama yang secara geografis mempunyai kendala untuk mendatangi Kantor Pertanahan,
  3. menghilangkan peran pihak  ketiga dalam pelayanan pertanahan,
  4. mengurangi terjadinya konflik pertanahan,
  5. mencapai target sertipikasi bidang tanah nasional, dan
  6. meminimalkan bias informasi pertanahan kepada masyarakat.

Manfaat

  1. Masyarakat secara langsung menikmati pelayanan yang terukur, jelas, tenang dan mudah,
  2. meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi, khususnya BPN RI,
  3. mewujudkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, mudah dan terjangkau,
  4. memberikan kepastian hukum dan proses serta memudahkan bagi masyarakat yang hendak melakukan sertipikasi tanah,
  5. memotong rantai pengurusan sertipikat tanah dan meminimalisir biaya pengurusannya,
  6. meningkatkan nilai manfaat birokrasi kepada masyarakat, dan
  7. sebagai karya inovatif dalam pelayanan publik yang bisa mendorong kreativitas pelayanan oleh aparatur negara kepada rakyat.

Mobil LARASITA berfungsi sebagai Kantor Pertanahan bergerak yang secara berkala akan mendatangi desa-desa  dan daerah-daerah yang sulit terjangkau sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan pertanahan tanpa harus mendatangi Kantor Pertanahan. Masyarakat  tidak lagi mengeluarkan biaya transportasi, dan dapat terhindar dari calo tanah, sehingga terhindar dari biaya tambahan untuk membayar jasa perantara. Masyarakat cukup menunggu mobil Larasita yang datang ke daerahnya secara terjadwal.

Program LARASITA telah menjadi layanan pertanahan percontohan nasional dan saat ini telah di pakai di 30 Kabupaten di 11 Propinsi di Indonesia. Program Larasita bahkan telah diakui Bank Dunia dengan dijadikan program percontohan dalam layanan publik yang menggunakan teknologi informasi secara online.